Canva Hadirkan Fitur Offline di Indonesia, Dukung Tren Kerja Fleksibel dan Produktivitas Mobile
INDOZONE.ID – Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline di Indonesia, memungkinkan pengguna tetap bekerja dan membuat desain tanpa koneksi internet. Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari pengembangan Canva AI 2.0, evolusi terbesar Canva sejak pertama kali diluncurkan pada 2013.
Melalui Canva Offline, pengguna kini dapat melanjutkan pekerjaan desain secara lebih fleksibel, termasuk melakukan proses edit, mengunggah gambar dari perangkat lokal, hingga menyinkronkan pekerjaan secara otomatis saat kembali terhubung ke internet.
Fitur ini dinilai relevan dengan tren kerja modern di Indonesia yang semakin mengandalkan mobilitas, kerja hybrid, dan produktivitas jarak jauh.
Mulai dari pelajar, pelaku UMKM, hingga pekerja kreatif kini dapat tetap mengakses proses desain tanpa terganggu kualitas jaringan internet.
Baca juga: Canva Luncurkan AI Canva 2.0, Bawa Era Baru Kreasi Berbasis Kecerdasan Buatan
“Canva Offline dirancang untuk mendukung cara masyarakat bekerja saat ini, terutama di pasar yang sangat mobile seperti Indonesia, di mana fleksibilitas dan aksesibilitas menjadi semakin penting,” ujar Country Manager Indonesia Canva, Stefani Herlie.
Menurut Stefani, fitur tersebut membantu pengguna tetap produktif saat bepergian, bekerja remote, maupun berada di wilayah dengan koneksi internet yang tidak stabil.
Selain menghadirkan mode offline, Canva juga memperluas pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan melalui Canva AI 2.0.
Teknologi ini pertama kali diperkenalkan dalam ajang Canva Create 2026 sebagai langkah besar Canva menuju platform kreatif berbasis AI yang lebih terintegrasi.
Baca juga: Bukan Sekadar Hobi! Begini Cara Jadi Kontributor Canva dan Bocoran Estimasi Royaltinya
Canva AI 2.0 menghadirkan berbagai alat kreatif dan produktivitas berbasis AI yang memungkinkan pengguna membuat konten, mengembangkan ide, berkolaborasi, hingga menghasilkan karya akhir dalam satu platform terpadu.
Canva menyebut teknologi tersebut didukung oleh frontier AI lab milik perusahaan, serta pengembangan foundation models khusus desain yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Melalui pendekatan AI agentic, Canva AI 2.0 memungkinkan pengguna menciptakan pengalaman digital interaktif, menyusun data sheet, hingga menghasilkan konten personalisasi dalam skala besar dengan proses yang lebih cepat dan praktis.
Canva menilai perkembangan ini menjadi bagian dari transformasi platform mereka yang kini tidak hanya berfungsi sebagai alat desain visual, tetapi juga mendukung kebutuhan produktivitas profesional dan kolaborasi modern.
Dengan lebih dari seperempat miliar pengguna aktif bulanan secara global, Canva terus memperluas posisinya sebagai platform all-in-one yang menggabungkan desain, komunikasi visual, kolaborasi, dan teknologi AI dalam satu ekosistem terpadu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release