Minggu, 08 MARET 2026 • 20:00 WIB

Baterai Samsung Galaxy Z TriFold Bisa Naik 71%! Eksperimen Modifikasi Ini Tembus 9.600 mAh

Author

Samsung Galaxy Z TriFold (samsung newsroom)

INDOZONE.ID - Persaingan teknologi smartphone lipat (foldable) telah mencapai titik didih dalam beberapa tahun terakhir.

Para produsen raksasa tidak lagi hanya beradu tipis, melainkan mulai bereksperimen dengan formasi layar yang lebih kompleks.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Samsung Galaxy Z TriFold, perangkat lipat tiga inovatif yang resmi diperkenalkan pada Desember lalu.

Namun, di balik kemegahan layarnya yang luas, sebuah tantangan klasik tetap menghantui: daya tahan baterai.

Dilema Kapasitas Baterai Samsung Galaxy Z TriFold

Resminya, Samsung Galaxy Z TriFold dibekali dengan kapasitas baterai sebesar 5.600 mAh. Bagi sebagian besar pengguna smartphone standar, angka ini mungkin terdengar cukup.

Baca juga: Waspada Penipuan! Begini 10 Cara Cek HP Samsung Ori atau HDC Agar Tidak Rugi Jutaan Rupiah

Namun, untuk sebuah perangkat yang mengusung mekanisme lipat tiga dengan panel layar yang sangat lebar, kapasitas tersebut dianggap pas-pasan oleh banyak pengamat teknologi.

Sebagai perbandingan, beberapa smartphone foldable terbaru dari kompetitor bahkan sudah mulai menyentuh angka 6.000 mAh.

Sementara itu, ponsel flagship non-lipat yang lebih sederhana seringkali memiliki daya tahan yang lebih awet karena tidak perlu menghidupi layar sebesar tablet.

Samsung tampaknya memilih pendekatan konservatif dengan tetap mengandalkan baterai lithium berbasis grafit tradisional.

Pilihan ini kemungkinan besar didorong oleh faktor keamanan dan stabilitas jangka panjang, mengingat riwayat kompleks Samsung dengan teknologi baterai di masa lalu.

Revolusi Teknologi Baterai Silicon Carbon (Si/C)

Baca juga: Samsung Umumkan Strategi AI-Driven Factories 2030 untuk Manufaktur Global

Di tengah stagnasi teknologi baterai lithium-ion konvensional, muncul tren baru yang dikenal sebagai baterai Silicon Carbon (Si/C).

Teknologi ini mulai diadopsi secara luas oleh produsen smartphone asal China, dengan Honor sebagai salah satu pionir utamanya.

Berbeda dengan baterai grafit tradisional, material silikon pada bagian anoda memiliki kemampuan untuk menyimpan kepadatan energi yang jauh lebih tinggi.

Keunggulan utama dari teknologi baterai Si/C adalah kemampuannya untuk menawarkan kapasitas daya yang besar tanpa harus memperbesar ukuran fisik baterai.

Hal ini menjadi "holy grail" bagi industri smartphone lipat. Produsen kini bisa menciptakan perangkat yang lebih tipis dan ringan, namun tetap memiliki daya tahan baterai yang luar biasa.

Samsung Galaxy Z TriFold (gsmarena)

Honor telah membuktikan hal ini melalui perangkat Honor Magic V6 yang mengusung baterai Si/C berkapasitas 6.600 mAh dalam bodi yang tetap ramping.

Eksperimen Gila: Modifikasi Baterai Galaxy Z TriFold

Sebuah eksperimen luar biasa baru-baru ini viral di kalangan pencinta gadget. Kanal YouTube populer, Strange Parts, melakukan modifikasi ekstrem terhadap Samsung Galaxy Z TriFold.

Dalam video ini, sang kreator mencoba membuktikan potensi tersembunyi perangkat Samsung tersebut jika dipadukan dengan teknologi baterai milik kompetitornya, Honor.

Dalam video tersebut, Strange Parts membongkar struktur internal Galaxy Z TriFold yang sangat rumit. Ia melepas baterai asli bawaan Samsung dan menggantinya dengan sel baterai Silicon Carbon yang diambil dari perangkat Honor.

Baca juga: Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Bawa Kamera 200MP Hampir 1 Inci

Proses modifikasi ini memerlukan ketelitian tinggi karena ruang internal pada HP lipat sangat terbatas dan setiap milimeter sangat berharga.

Hasilnya sangat mengejutkan. Setelah melalui proses penyesuaian komponen dan engsel, kapasitas total baterai Galaxy Z TriFold berhasil ditingkatkan menjadi sekitar 9.600 mAh.

Ini merupakan peningkatan daya baterai sebesar 71% dari spesifikasi aslinya. Dengan kapasitas sebesar itu, perangkat lipat tiga ini mampu bertahan jauh lebih lama, bahkan untuk penggunaan berat sekalipun.

Mengapa Samsung Belum Mengadopsi Teknologi Si/C?

Melihat hasil eksperimen yang begitu signifikan, muncul pertanyaan: Mengapa Samsung belum beralih ke teknologi Si/C hingga tahun 2026 ini?

Jawabannya kemungkinan besar terletak pada strategi manajemen risiko. Samsung dikenal sangat berhati-hati dalam mengadopsi material kimia baru pada baterai.

Selain itu, rantai pasokan untuk baterai Silicon Carbon massal masih terus berkembang.

Baca juga: Resmi! Samsung Galaxy Buds4 Series Siap Meluncur dengan Fitur AI dan Suara Terbaik

Meskipun demikian, eksperimen dari Strange Parts memberikan sinyal kuat kepada industri bahwa batasan fisik baterai saat ini bisa dipatahkan dengan inovasi material.

Video dokumentasi proses modifikasi ini bisa disaksikan secara detail di kanal mereka, di mana penjelasan mendalam mengenai keunggulan kimiawi baterai Si/C dibahas tuntas mulai pada menit 32:23.

Kesimpulan dan Masa Depan Smartphone Lipat

Modifikasi ini memang bukan solusi praktis bagi pengguna awam karena risiko kerusakan perangkat yang tinggi dan hilangnya garansi resmi.

Namun, secara teknis, ini membuktikan bahwa Samsung Galaxy Z TriFold memiliki potensi untuk menjadi perangkat yang sempurna jika didukung oleh teknologi baterai masa depan.

Jika Samsung mulai mengadopsi Silicon Carbon pada seri berikutnya, kita mungkin akan melihat era di mana HP lipat tidak lagi perlu sering-sering terhubung ke pengisi daya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gsmarena

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU