INDOZONE.ID - Persaingan chipset mobile global kembali diguncang oleh laporan terbaru dari platform benchmark ternama.
Fenomena MediaTek clean sweeps latest mid-range phone performance rankings from AnTuTu kini menjadi topik hangat di kalangan pengamat teknologi dan konsumen gadget dunia.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah pencatatan skor sintetis, seluruh posisi sepuluh besar dalam kategori ponsel kelas menengah, dikuasai sepenuhnya oleh chipset besutan MediaTek.
Berdasarkan data peringkat performa ponsel kelas menengah AnTuTu Oktober 2025, tidak ada satu pun perangkat berbasis Qualcomm Snapdragon yang berhasil menembus daftar prestisius tersebut.
Laporan yang pertama kali diulas oleh AnTuTu dan kemudian dipublikasikan secara global oleh Notebookcheck ini, mencerminkan pergeseran kekuatan yang signifikan di pasar smartphone dunia.
Bedah Peringkat Performa Ponsel Kelas Menengah AnTuTu Oktober 2025
Baca juga: Advan Macha, HP Bernama Unik dengan Chipset Mediatek Dimensitu 7060 Pertama di Indonesia
Keberhasilan MediaTek dalam menyapu bersih daftar ini tidak lepas dari kehadiran seri Dimensity 8000 yang sangat agresif.
Berikut adalah, rincian daftar 10 HP mid-range terbaik versi AnTuTu yang menunjukkan dominasi total tersebut:
| Peringkat | Nama Perangkat | Chipset | Skor Rata-rata |
| 1 | Realme Neo 7 SE | Dimensity 8400 Max | 1.931.641 |
| 2 | iQOO Z10 Turbo | Dimensity 8400 | 1.915.499 |
| 3 | Vivo Y300 GT | Dimensity 8400 | 1.909.184 |
| 4 | Redmi Turbo 4 | Dimensity 8400 Ultra | 1.868.587 |
| 5 | Oppo Reno 14 | Dimensity 8350 | 1.495.632 |
| 6 | Oppo Reno 14 Pro | Dimensity 8450 | 1.485.371 |
| 7 | Motorola Edge 60 Pro | Dimensity 8350 | 1.451.715 |
| 8 | Oppo K13 Turbo 5G | Dimensity 8450 | 1.450.850 |
| 9 | Oppo Reno 13 Pro | Dimensity 8300 Ultra | 1.291.601 |
| 10 | Oppo Reno 13 | Dimensity 8300 Ultra | 1.283.913 |
Analisis Skor Benchmark Dimensity 8400 Terbaru
Pencapaian luar biasa terlihat pada posisi puncak yang dihuni oleh Realme Neo 7 SE.
Dengan ditenagai oleh skor benchmark Dimensity 8400 terbaru, perangkat ini mampu mencatat angka rata-rata fantastis sebesar 1.931.641 poin.
Angka ini hampir menyentuh level performa flagship generasi sebelumnya, yang membuktikan bahwa, batasan antara kelas menengah dan kelas atas semakin menipis.
Varian "Max", "Ultra", maupun standar dari Dimensity 8400 secara konsisten mengisi empat posisi teratas.
Hal ini menunjukkan, arsitektur CPU dan GPU yang diusung MediaTek tahun ini sangat optimal untuk menangani beban kerja berat, mulai dari multitasking hingga gaming kompetitif.
Mengapa Dominasi MediaTek di Segmen Mid-Range 2025 Begitu Kuat?
Baca juga: MediaTek Dimensity 9500 Bakal Rilis Duluan, Snapdragon 8 Elite 2 Ketinggalan Start?
Ada beberapa faktor teknis dan strategis yang menjelaskan mengapa dominasi MediaTek di segmen mid-range 2025 begitu sulit dipatahkan oleh kompetitornya, Qualcomm:
- Efisiensi Fabrikasi: MediaTek memanfaatkan proses fabrikasi terbaru dari TSMC yang memungkinkan clockspeed tinggi tanpa mengorbankan suhu perangkat secara berlebihan.
- Strategi Harga: Vendor smartphone seperti Xiaomi (Redmi), Oppo, dan Vivo lebih memilih MediaTek karena menawarkan rasio price-to-performance yang lebih menguntungkan bagi margin keuntungan mereka.
- Ketersediaan Stok: Di tengah fluktuasi rantai pasokan global, MediaTek mampu menjaga ketersediaan chipset seri 8000 secara lebih konsisten dibandingkan seri Snapdragon 7.
Metodologi Ketat di Balik Daftar Lengkap Ranking AnTuTu Oktober 2025
Penting bagi konsumen untuk memahami bahwa AnTuTu tidak menyusun daftar ini berdasarkan satu kali pengujian saja.
Dalam daftar lengkap ranking AnTuTu Oktober 2025, terdapat kriteria ketat di mana sebuah perangkat harus memiliki minimal 1.000 data pengujian benchmark yang valid di database mereka.
Absennya Snapdragon kemungkinan besar disebabkan oleh dua hal:
- Performa mentah yang memang tertinggal di kelas menengah
- Belum terpenuhinya kuota minimal pengujian untuk model-model terbaru berbasis Snapdragon 7+ Gen 3 atau 7s Gen 3 di bulan Oktober.
Namun, tren ini tetap memberikan sinyal merah bagi Qualcomm untuk segera melakukan pembenahan di segmen volume terbesar ini.
Apakah Skor Sintetis Menjamin Kenyamanan Pengguna?
Meskipun MediaTek memimpin dalam performa smartphone kelas menengah terbaik 2025, skor benchmark hanyalah satu sisi dari koin.
Para pakar teknologi dari Notebookcheck mengingatkan, pengalaman pengguna harian tidak hanya ditentukan oleh angka jutaan poin tersebut. Faktor-faktor seperti:
Baca juga: Prosesor Pertama Xiaomi XRING O1 Resmi Meluncur, Siap Saingi Snapdragon dan Mediatek?
- Optimalisasi Software: Bagaimana antarmuka (UI) mengelola konsumsi daya.
- Kualitas Kamera: Pemrosesan gambar (ISP) yang terkadang lebih matang di platform Snapdragon.
- Daya Tahan Baterai: Efisiensi daya saat penggunaan nyata, bukan saat dipacu maksimal dalam benchmark.
Kesimpulan
Laporan yang menyatakan bahwa MediaTek clean sweeps latest mid-range phone performance rankings from AnTuTu adalah bukti nyata transformasi MediaTek dari sekadar "chipset alternatif" menjadi "pemimpin pasar".
Dengan dominasi mutlak di sepuluh besar, MediaTek kini memegang kendali penuh atas standar performa ponsel kelas menengah di akhir tahun 2025.
Bagi kamu yang mencari perangkat dengan performa tinggi tanpa harus merogoh kocek untuk harga flagship, deretan ponsel dalam daftar di atas adalah pilihan terbaik saat ini.
Namun, pastikan untuk tetap meninjau aspek desain dan fitur pendukung lainnya sesuai kebutuhan pribadi kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Notebookcheck.net