Jumat, 02 JANUARI 2026 • 09:25 WIB

Samsung Uji Baterai 20.000 mAh Silikon-Karbon Dual-Cell, Gimana Hasilnya?

Author

Samsung Siapkan Bixby(Sumber:digitaltrends.com)

INDOZONE.ID - Belakangan ini, produsen ponsel merek Tiongkok gencar menghadirkan perangkat dengan baterai berkapasitas besar.

Namun, kini Samsung disebut sedang menguji Baterai 20.000 mAh dengan pendekatan yang sama sekali berbeda, yang mungkin menjadi sinyal perubahan besar di industri smartphone.

Dilansir GSMArena, langkah tersebut menarik perhatian publik karena Samsung selama ini dikenal konservatif dalam hal kapasitas baterai perangkatnya.

Baca juga: Samsung Galaxy Z Flip8 Akan Gunakan Chipset Exynos 2600, Ini Keunggulan Performanya

Detail Uji Coba Baterai Samsung SDI: Silikon-Karbon Dua Sel

Kabarnya, Samsung SDI sedang menguji baterai silikon-karbon berkapasitas ekstrem, mencapai 20.000 mAh.

Baterai ini mengadopsi konfigurasi inovatif dua sel dengan dimensi fisik yang berbeda:

  • Sel Utama: Berkapasitas 12.000 mAh dengan ketebalan sekitar 6,3 mm
  • Sel Kedua: Berkapasitas 8.000 mAh dengan ketebalan 4 mm

Performa Impresif Baterai 20.000 mAh: 27 Jam Layar Aktif

Dalam tahap uji coba yang dilakukan, Baterai 20.000 mAh ini mencatat waktu layar aktif hingga 27 jam.

Ini merupakan angka yang sangat tinggi dan jauh melampaui rata-rata daya tahan baterai smartphone premium saat ini.

Selain itu, baterai tersebut diklaim mampu mencapai sekitar 960 siklus pengisian tahunan.

Ilustrasi battery health samsung. (Times of India)

Angka siklus pengisian yang tinggi ini menunjukkan bahwa Samsung sedang mengeksplorasi daya tahan ekstrem dan masa pakai jangka panjang pada perangkat mobile di masa depan.

Masalah Pembengkakan Setelah Uji Coba Baterai Samsung

Meski performanya sangat menjanjikan, pengujian tersebut dilaporkan berakhir kurang memuaskan.

Baterai Samsung itu dilaporkan mengalami masalah pembengkakan (swelling) yang signifikan setelah fase pengujian selesai dilakukan.

Sumber lain menyebutkan bahwa sel sekunder yang berkapasitas 8.000 mAh mengembang drastis, dari ketebalan 4 mm menjadi 7,2 mm.

Masalah pembengkakan ini memunculkan kekhawatiran serius terhadap keamanan dan ketahanan jangka panjang baterai berkapasitas besar tersebut.

Baca juga:  Samsung Uji Coba One UI 8.5 Beta: Apa Saja Fitur Barunya?

Keunggulan Teknologi Baterai Silikon-Karbon Dibanding Lithium-ion

Fondasi dari pengembangan ambisius ini adalah teknologi silikon-karbon. Baterai ini berbeda dari baterai lithium-ion konvensional karena material anodanya menggunakan komposit silikon dan karbon, bukan grafit murni.

Struktur baru ini memungkinkan penyimpanan ion lithium dalam jumlah yang jauh lebih banyak.

Dengan demikian, kapasitas besar 20.000 mAh dapat dicapai tanpa perlu meningkatkan ukuran baterai secara signifikan meskipun tantangan pembengkakan tetap ada.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gsmarena, Androidheadlines.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU