INDOZONE.ID - OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT Atlas, browser baru untuk macOS yang mengintegrasikan langsung teknologi ChatGPT di dalamnya.
Kehadiran Atlas disebut-sebut akan menjadi pesaing baru baru Google Chrome, dengan keunggulan utama pada kemampuan AI interaktif dan otomatisasi tugas.
Browser ini sudah tersedia secara global untuk pengguna Free, Plus, Pro, dan Go. Sementara versi beta juga dapat diakses oleh pengguna Business, Enterprise, dan Edu.
Baca juga: Patch Canggih Ini Bisa Bikin Kamu Ngobrol dengan ChatGPT Lewat Baju!
Dengan ChatGPT Atlas, pengguna bisa mengakses ChatGPT langsung saat menjelajah internet tanpa perlu berpindah aplikasi.
Atlas juga memungkinkan pengguna untuk menghubungkan percakapan sebelumnya dan menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis di satu tempat.
Salah satu fitur menariknya adalah "browser memories", yang memungkinkan ChatGPT mengingat konteks dari situs-situs yang telah dikunjungi.
Namun, fitur ini bersifat opsional. Pengguna dapat mengatur, menonaktifkan, atau menghapus riwayat memorinya kapan saja melalui pengaturan.
Selain itu, Atlas juga memperkenalkan "agent mode", di mana ChatGPT bisa melakukan berbagai tindakan seperti mencari informasi, mengotomatiskan tugas, hingga membantu merencanakan acara sambil pengguna berselancar di internet.
Fitur ini masih dalam tahap pratinjau (preview) untuk pengguna Plus, Pro, dan Business.
Baca juga: ChatGPT Siap Tampil Lebih Hangat dengan Mode Dewasa dan Kepribadian yang Bisa Disesuaikan
Meski begitu, OpenAI menegaskan bahwa agen di Atlas tidak bisa menjalankan kode, mengunduh file, atau mengakses aplikasi lain di perangkat pengguna.
OpenAI juga telah menambahkan sistem keamanan untuk situs sensitif, namun tetap mengingatkan bahwa risiko kesalahan atau perintah berbahaya tersembunyi masih mungkin terjadi.
OpenAI berencana untuk merilis versi Windows, iOS, dan Android di masa mendatang, sehingga ChatGPT Atlas bisa digunakan di lebih banyak perangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Techinasia.com