INDOZONE.ID - Lima teknisi Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan melaju ke ajang internasional Midea Club ASEAN Flash Installation Tournament 2025 yang akan berlangsung di China.
Perjalanan mereka tidak mudah. Dari total 280 peserta yang mengikuti seleksi di tujuh kota besar Jakarta, Tangerang, Bekasi, Semarang, Yogyakarta, Bali, dan Surabaya, hanya 21 orang yang berhasil melangkah ke babak final di Jakarta.
Dari final tersebut, terpilihlah 10 teknisi terbaik nasional, dan akhirnya lima nama teratas dipilih untuk mewakili Indonesia.
Baca juga: Auto2000 Best People Contest 2025, Siapkan Teknisi Andal Hadapi Era Mobil Listrik
Mereka adalah Agung Nugroho, Nanang Eko Setyawan, Tarman, Muhammad Suyono Yatin, dan Edy Umar. Mereka akan bersaing dengan teknisi terbaik se-Asia Tenggara, membawa keterampilan dan pengalaman hasil pembinaan di Tanah Air.
"Dengan berangkat ke China, mereka juga mendapatkan pengalaman bertanding di kancah internasional bersama rekan-rekan teknisi terbaik dari Asia Tenggara,” ujar Head of Sales Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia Ighvar Rabbighfirly di Jakarta.
Baca juga: Mengintip Jobdesk Teknisi AC Sampai Ada Kompetisinya Lho
Teknisi Garda Terdepan
Ia menambahkan bahwa kompetisi ini menyoroti pentingnya peran teknisi dalam dunia layanan. Tidak hanya soal ketepatan instalasi, teknisi juga menjadi garda terdepan yang berinteraksi dengan pelanggan.
Dari mereka, pengguna mendapatkan penjelasan cara penggunaan hingga tips perawatan produk. Dengan kata lain, teknisi bukan hanya pekerja lapangan, tetapi juga pendidik sekaligus problem solver yang menjaga kenyamanan banyak keluarga.
Panggung untuk Menunjukkan Keterampilan Teknisi
Lebih dari sekadar lomba, ajang ini menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa keterampilan teknisi layak dihargai setara dengan profesi lainnya. Bagi para peserta, kesempatan berlaga di luar negeri tentu menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri, bukan hanya bagi diri mereka, tetapi juga bagi Indonesia.
"Kami ingin menegaskan bahwa keterampilan teknisi layak mendapat panggung dan apresiasi setinggi-tingginya,” tutup Ighvar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan