IRON, robot humanoid buatan XPENG. (Indozone/Rachmat Fahzry)
INDOZONE.ID - Robot humanoid XPENG IRON mulai diperkenalkan sebagai salah satu proyek AI dan robotika paling ambisius dari China.
Robot ini dirancang dengan gerakan menyerupai manusia, kemampuan percakapan alami, hingga tangan biomimetik dengan puluhan titik gerak.
XPENG menargetkan produksi massal robot humanoid ini dimulai pada akhir 2026.
XPENG IRON adalah robot humanoid buatan perusahaan otomotif dan teknologi asal China, XPENG.
Robot ini pertama kali diperkenalkan di acara XPENG AI Day pada 6 November 2024.
Data dari XPENG yang diterima Indozone, versi generasi pertamanya memiliki tinggi 178 cm dan berat 70 kg.
IRON dibekali 62 active degrees of freedom (DOF) di seluruh tubuh serta tangan biomimetik 22-DOF yang dirancang menyerupai gerakan tangan manusia.
Buat gambaran sederhananya, DOF adalah jumlah titik gerak yang memungkinkan robot bergerak lebih fleksibel dan natural.
Semakin tinggi angkanya, semakin mirip gerakannya dengan manusia.
XPENG juga menyematkan foundation model autonomous driving yang sebelumnya dipakai di mobil listrik mereka ke dalam robot ini. Jadi, teknologi kendaraan otonom dipindahkan ke tubuh humanoid.
XPENG menyebut IRON menggunakan prosesor AI Turing buatan mereka sendiri dan berjalan di sistem Tianji AIOS.
Robot ini mendukung navigasi otonom, percakapan natural, hingga logical reasoning berbasis large AI model dan reinforcement learning.
Dengan dukungan cloud-based world model, IRON juga bisa beradaptasi dengan lingkungan kompleks secara mandiri.
Di atas kertas, kemampuan ini membuat robot bukan cuma sekadar mesin berjalan. XPENG ingin IRON mampu memahami konteks sekitar dan berinteraksi secara lebih “manusiawi”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan