Ilustrasi stasiun chargeran (ai)
INDOZONE.ID - Di tengah mobilitas yang tinggi, charging station publik sering jadi penyelamat saat baterai ponsel mulai menipis.
Namun di balik kemudahannya, ada risiko tersembunyi yang sering tidak disadari, yaitu ancaman pencurian data.
Modus ini dikenal sebagai juice jacking yang bisa terjadi hanya karena kamu mengisi daya di tempat umum.
Yuk, kenali bagaimana cara kerjanya dan langkah sederhana untuk menghindarinya, di bawah ini:
Juice jacking adalah metode serangan siber yang memanfaatkan port USB publik untuk mengakses data pengguna.
Modus ini biasanya dimulai dari charging station yang telah dimodifikasi oleh pelaku, agar bisa berkomunikasi dengan perangkat yang terhubung.
Saat pengguna mengisi daya, perangkat akan otomatis tersambung ke sistem tersebut.
Baca juga: 11 Aplikasi Salat Pencuri Data, Fadli Zon Minta RUU PDP Segera Dipercepat
Jika ponsel dalam kondisi terbuka atau tidak terlindungi dengan baik, sistem berbahaya bisa mencoba mengakses data di dalamnya.
Jika berhasil, pelaku berpotensi mencuri informasi pribadi seperti kontak, data perbankan, hingga mengirimkan aplikasi berbahaya tanpa disadari.
Nah, karena prosesnya terlihat seperti pengisian daya biasa, banyak orang tidak menyadari bahwa data mereka sedang terancam.
Agar tetap aman, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan saat mengisi daya di tempat umum.
Salah satunya adalah selalu menggunakan charger dan adaptor milik pribadi, sehingga tidak perlu bergantung pada USB publik.
Jika memungkinkan, pilih stop kontak listrik langsung daripada menggunakan port USB yang tersedia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BSSN