INDOZONE.ID - Bermain game merupakan aktivitas yang sangat mengasyikan, tetapi terlalu lama bermain game dapat menjadi berbahaya untuk pemain.
Terlalu lama bermain game dapat menjadi “candu” sehingga tidak mampu mengontrol diri mereka.
Terkadang para pemain ingin menyelesaikan satu level lagi, satu item, atau satu permainan lagi.
Dengan menjadi “candu” atau terobsesi, para pemain dapat berdiri di hadapan layar untuk waktu yang sangat lama.
Kepentingan dasar seperti makan, minum, atau istirahat pun sering dilupakan akibat permainan yang tidak selesai-selesai.
Dengan mengingat berbahayanya main game untuk waktu yang lama, Indozone akan memberikan lima kisah gamer yang meninggal akibat bermain game.
Chris Stainforth
Chris Stainforth merupakan gamer yang berusia 20 tahun pada saat ia meninggal. Dia bermain video game selama 12 jam tanpa henti.
Baca Juga: Kisah Tragis StarCraft: Gamer yang Meninggal Akibat Bermain Game Selama 50 Jam
Akibatnya, ia menderita penyumbatan pembuluh darah sebelum meninggal. Menurut sang ayah, Chris sangat sering bermain konsol Xbox miliknya untuk waktu yang sangat lama.
Ayahnya juga menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara Chris yang sedang bermain dengan penerbangan pesawat.
Lee Seung Seop
Pada tahun 2015, Lee Sung Seop memiliki obsesi dengan game sci-fi yang baru rilis pada tahun itu yakni Starcraft.
Saking terobsesinya, Lee terpaksa kehilangan pekerjaannya dan ia pun juga tinggal di warnet (warung internet).
Lee bermain Starcraft bersama temannya selama 50 jam, sehingga ia menderita gagal gantung dan meninggal di rumah sakit.
Xiao Yi
Pada saat Xiao Yi berumur 13 tahun, ia memiliki obsesi berat terhadap permainan Massive Multiplayer Online (MMO) yaitu World of Warcraft.
Xiao Yi juga percaya apabila ia meninggal di dunia nyata, ia akan bergabung bersama teman-temannya.
Di usia 13 tahun, Xiao Yi terjun dari lantai 24 dan meninggal dunia. Ia melakukan aksi bunuh diri di tempat tinggalnya.
Jeff Dailey
Pada awal tahun 80-an, Berzek merilis sebagai game pertama yang melibatkan kematian. Jeff Dailey merupakan pecinta game yang bermain Berzerk tanpa henti.
Baca Juga: Kisah Brent Dumaque: Anak 15 Tahun yang Meninggal Karena Kecanduan Main Mobile Legends
Jeff tertarik untuk mengalahkan skornya sendiri dalam game akan tetapi, ia mengalami serangan jantung. Ia mengalami serangan tersebut saat ia ingin memasukkan koin ke dalam mesin.
Shawn Woolley
Shawn Woolley atau dikenal dengan nama EverCrack di dunia game, mempunyai kemampuan “mistis”.
Shawn menderita penyakit ADD dan depresi. Ia melakukan bunuh diri setelah seorang gamer lain dalam permainan Everquest menolak dirinya.
Shawn membeli pistol diam-diam dan mengakhiri dirinya dengan alat tersebut. Setelah meninggal, ia meninggalkan begitu banyak catatan yang sedang ia alami dalam game tersebut.
Dengan lima cerita tragis ini, tidak menutupi kemungkinan bahwa candu atau terobsesi dengan game akan membawa dampak buruk kepada kesehatan sehingga mampu merenggut nyawa.
Oleh sebabnya, pentingnya untuk mengatur waktu saat bermain, mencari alternatif lain selain game serta mengenali dampak negatif dari kecanduan game.
Penulis: Gadis Kinamulan Esthiningtyas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC, Amatan, Thegamer.com