Sabtu, 03 JANUARI 2026 • 13:00 WIB

Teaser Game Zelda Berikutnya Mulai Muncul dan Bisa Terpengaruh Gaya Hyrule Warriors.

Author

Zelda(Sumber:kotaku.com)

INDOZONE.ID - Nintendo diam-diam mulai memberi sinyal soal arah game The Legend of Zelda berikutnya, dan menariknya, inspirasi tersebut tampaknya datang dari Hyrule Warriors: Age of Imprisonment yang baru saja rilis di tahun pertama Nintendo Switch 2.

Baca juga: Rahasia Speedrunner: Cara Bermain sebagai Link di Zelda Echoes of Wisdom Terungkap!

Kolaborasi Koei Tecmo dan Nintendo Jadi Sumber Inspirasi Baru.

Hyrule Warriors: Age of Imprisonment dikembangkan lewat kolaborasi antara Koei Tecmo AAA Games Studio dan tim internal Zelda Nintendo, termasuk produser legendaris Eiji Aonuma, dengan pembagian peran yang cukup unik dalam proses kreatifnya.

Yusuke Hayashi selaku kepala AAA Games Studio menjelaskan bahwa timnya memimpin desain fitur dan gameplay, sementara tim Zelda bertugas menguji, memberi masukan, dan memastikan identitas Zelda tetap terasa kuat di balik aksi masif khas musou.

Pendekatan ini bertujuan menggabungkan strategi khas Zelda seperti pemanfaatan gear Zonai dan variasi teknik bertarung dengan sensasi kekuatan luar biasa saat menghadapi gelombang musuh dalam jumlah besar, menciptakan pengalaman aksi yang lebih agresif dari Zelda biasanya.

Hidemaro Fujibayashi selaku sutradara Tears of the Kingdom menambahkan bahwa setiap kali Nintendo mengajukan kekhawatiran, tim Koei Tecmo justru kembali dengan ide yang mampu meningkatkan konsep tersebut ke level yang lebih baik.

Arah Baru Zelda Utama Mulai Terbayang.

Pernyataan paling menarik datang dari Eiji Aonuma yang secara terbuka mengatakan bahwa inspirasi dari kolaborasi ini kemungkinan besar akan tercermin dalam game Zelda utama berikutnya yang sedang mereka rancang.

Komentar tersebut langsung memicu spekulasi apakah Zelda akan berevolusi ke arah yang lebih berfokus pada aksi cepat dan pertarungan intens, bahkan dibandingkan dengan gaya game seperti Devil May Cry, atau sekadar menyerap elemen tertentu tanpa meninggalkan akar klasiknya.

Aonuma sendiri terdengar setengah bercanda saat mengungkap bahwa tim Zelda sebenarnya ingin menjadi pihak pertama yang merilis game Zelda di Switch 2, tetapi harus mengakui “kalah cepat” dari Koei Tecmo lewat Age of Imprisonment.

Baginya, Age of Imprisonment tetap merupakan game Zelda sepenuhnya, bukan sekadar Warriors spin-off, terutama karena perannya yang krusial dalam melengkapi narasi besar Breath of the Wild dan Tears of the Kingdom.

Masa Depan Timeline Zelda Masih Misterius.

Dari sudut pandang cerita, siapa pun yang ingin memahami rangkaian peristiwa besar di era Breath of the Wild kini perlu memainkan Age of Calamity dan Age of Imprisonment untuk mendapatkan gambaran utuh tentang konflik Hyrule.

Hal ini memunculkan pertanyaan besar apakah game Zelda berikutnya akan kembali melanjutkan dunia dan timeline yang sama, atau justru memutus rantai tersebut dan memulai kisah baru sepenuhnya.

Dengan Tears of the Kingdom yang tidak mendapatkan DLC sama sekali, banyak penggemar berharap Nintendo sedang memfokuskan seluruh energinya pada proyek Zelda berikutnya, sehingga jawaban atas semua spekulasi ini mungkin tidak akan lama lagi terungkap.

Baca juga: Fans Akhirnya Menyelesaikan Dekompilasi Total Zelda: Twilight Princess Versi GameCube, Harapan Port PC Kian Terbuka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kotaku

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU