INDOZONE.ID - Kabar menarik sekaligus mengecewakan, datang dari komunitas game klasik, setelah GTA Vice City dilaporkan sempat bisa dimainkan langsung melalui web browser sebelum akhirnya diturunkan oleh Take-Two Interactive selaku pemilik Rockstar Games.
Baca juga: Mantap! Penjualan GTA 5 Tembus Lebih Banyak dari Jumlah Penduduk Brasil
GTA Vice City Berjalan Langsung di Web Browser
Sebuah grup pengembang berhasil membuat GTA Vice City dapat dijalankan melalui browser menggunakan teknologi emulasi berbasis web yang biasanya hanya dipakai untuk game ringan.
Berbeda dengan emulasi NES atau SNES yang sudah umum, menjalankan game sekelas Vice City di browser merupakan pencapaian teknis yang cukup mengejutkan.
Versi ini memungkinkan kamu memainkan game dengan menyediakan file milik sendiri, sehingga secara teknis hanya berfungsi sebagai demo berbasis emulasi.
Versi Orisinal yang Sudah Tidak Dijual Resmi
Hal yang membuat proyek ini semakin menarik adalah fakta bahwa GTA Vice City versi asli sudah tidak lagi tersedia untuk dibeli secara resmi sejak hadirnya GTA: The Definitive Edition.
Versi Definitive Edition sendiri menuai banyak kritik, terutama karena perubahan visual, bug, dan hilangnya sejumlah lagu ikonik akibat masalah lisensi.
Bagi kamu yang ingin merasakan Vice City autentik dengan soundtrack lengkap, opsi legalnya kini hampir tidak ada.
Take-Two Ajukan DMCA dan Proyek Dihentikan
Tak lama setelah viral, halaman GTA Vice City di situs DOS.Zone menampilkan pesan bahwa game tersebut dihapus akibat permintaan DMCA dari Take-Two Interactive.
Permintaan tersebut disertai email resmi yang meminta seluruh konten terkait Vice City dihapus, dengan ancaman langkah hukum lanjutan jika tidak dipatuhi.
Pihak DOS.Zone akhirnya mematuhi permintaan tersebut, membuat versi browser GTA Vice City hanya bertahan dalam waktu sangat singkat.
Reaksi Komunitas dan Kekecewaan Gamer.
Banyak pemain merasa keputusan ini sangat disayangkan, terutama karena Take-Two sendiri tidak lagi menyediakan versi orisinal Vice City secara legal.
Situasi ini menimbulkan perdebatan soal preservasi game klasik, terutama ketika akses resmi justru semakin dibatasi oleh pemilik lisensi.
Bagi kamu yang hanya ingin bernostalgia tanpa modifikasi berlebihan, hilangnya proyek ini terasa seperti kesempatan emas yang direnggut terlalu cepat.
Masalah Akses Game Klasik Rockstar.
Kasus ini kembali menyoroti pendekatan agresif Take-Two dalam melindungi hak cipta, meski sering kali berujung pada hilangnya akses ke versi game yang lebih disukai pemain.
Bahkan jika kamu berhasil membeli key lama dengan harga mahal, versi tersebut biasanya sudah kehilangan musik orisinal yang menjadi jiwa Vice City.
Hal ini membuat pengalaman bermain terasa tidak lagi utuh seperti saat pertama kali dirilis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gamesradar