GTA 5 Kalahkan Populasi Brasil! Meski GTA 6 Ditunda(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia game: Grand Theft Auto V (GTA 5) kini telah terjual lebih banyak daripada jumlah penduduk Brasil!
Ya, kamu nggak salah baca, game yang dirilis 12 tahun lalu ini terus mencatatkan angka penjualan luar biasa. Bahkan saat para pemain masih menunggu perilisan GTA 6 yang kembali ditunda ke November 2026.
Baca juga: 50+ Kode Cheat GTA 5 untuk Xbox, PS5 dan PC Terlengkap!
Dalam wawancaranya bersama The Game Business, CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick mengungkapkan bahwa GTA 5 dan GTA Online masih mengalami pertumbuhan yang sangat kuat meskipun sudah lebih dari satu dekade sejak rilisnya.
“Kami terus menghadirkan konten baru untuk GTA Online, dan hasilnya luar biasa. Layanan GTA+ bahkan mengalami pertumbuhan 20 persen dari tahun ke tahun. Secara total, GTA 5 kini telah terjual lebih dari 220 juta unit,” jelas Zelnick.
Sebagai perbandingan, populasi Brasil saat ini diperkirakan mencapai 213 juta jiwa menurut data Worldometer.
Artinya, jika setiap warga Brasil membeli satu kopi GTA 5, jumlahnya masih kalah dibanding total penjualan game fenomenal tersebut.
Meskipun GTA 6 kembali mengalami penundaan, bukan berarti Take-Two sedang berada di masa sulit.
Dengan performa penjualan GTA 5 dan pertumbuhan stabil GTA Online, perusahaan masih berada di posisi yang sangat kuat secara finansial.
Namun, penundaan ini tetap berdampak pada harga saham Take-Two yang sempat menurun setelah pengumuman resmi jadwal rilis baru.
Meski begitu, dengan jumlah penjualan fantastis yang terus mengalir, para investor tampaknya tak perlu terlalu khawatir.
Di balik kesuksesan besar ini, Rockstar Games juga tengah menghadapi gelombang protes.
Aksi unjuk rasa muncul di depan kantor Rockstar dan Take-Two di Inggris setelah sejumlah karyawan yang berupaya membentuk serikat pekerja dipecat secara tiba-tiba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net