INDOZONE.ID - Biasanya, setiap rilis Call of Duty adalah momen gegap-gempita, penuh klaim rekor, statistik bombastis, dan sambutan yang heboh dari Activision.
Tapi untuk Call of Duty: Black Ops 7, suasananya terasa jauh lebih... tenang.
Akun resmi Call of Duty tetap memberikan ucapan selamat kepada Treyarch dan Raven, lengkap dengan rasa terima kasih untuk komunitas.
Mereka bilang, kami melihat respons yang bagus untuk kualitas dan kedalaman gameplay Black Ops 7.
Bagus? Iya. Hype besar? Hmm, tidak terdengar seperti biasanya.
Baca juga: Call of Duty: Black Ops 7 Raih Skor Pengguna Terendah dalam Sejarah COD di Metacritic
Dibandingkan Black Ops 6, Bedanya Jelas
Tahun lalu, Black Ops 6 mendapat postingan kemenangan yang penuh data:
- #1 Total Players
- #1 Hours Played
- #1 Total Matches
Dan Activision menyebutnya sebagai the biggest Call of Duty ever.
Di Black Ops 7? Tidak ada angka, tidak ada selebrasi rekor.
Nada postingannya lebih hati-hati dan penggemar tentu menyadarinya.
Data Pasar: UK Retail Lebih Kecil dari Battlefield 6
Menurut Chris Dring dari The Game Business berdasarkan data GfK, Black Ops 7 bahkan punya peluncuran fisik di UK yang lebih kecil daripada Battlefield 6.
Ini cukup mengejutkan, mengingat CoD biasanya jadi raja penjualan di minggu pertama.
Selain itu:
- Black Ops 7 mencetak user score Metacritic terendah dalam sejarah seri CoD
- Angka pemain Steam juga lebih kecil dibanding berbagai entri sebelumnya
Tidak buruk, tapi jelas bukan performa raksasa seperti biasanya.
Kontroversi AI Ikut Memanaskan Diskusi
Satu hal yang ikut menodai rilis game ini adalah dugaan penggunaan generative AI dalam konten Black Ops 7.
Isu ini cukup besar sampai menarik perhatian anggota Kongres AS, Ro Khanna, yang menegaskan perlunya regulasi AI di industri game.
Buat sebagian pemain, ini jadi alasan tambahan untuk skeptis. Buat Activision? Ini tentu bukan headline yang diinginkan saat peluncuran.
Tentang Review: Fun, Tapi Terasa Berat Sebelah
Eurogamer sendiri menyebut Black Ops 7 sebagai entri paling tidak seimbang dalam beberapa dekade, terutama karena fokus yang bergeser menjauh dari mode single-player.
Tapi kalau diterima apa adanya? Katanya sih tetap seru. Jadi, Apa yang Terjadi?
Bukan berarti Black Ops 7 gagal. Tapi jelas bahwa game ini tidak mengulang kejayaan ledakan rilis Black Ops 6 apalagi di tengah persaingan berat dari Battlefield 6 dan Arc Raiders yang juga mencuri spotlight.
Peluncurannya lebih sunyi, respon publik lebih campur aduk, dan kontroversi AI hanya membuat perjalanan awalnya semakin rumit.
Baca juga: Anggota Kongres AS Ikut Menentang Penggunaan AI di Call of Duty: Black Ops 7
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net