Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 10:25 WIB

Steam Machine: Konsol Game Baru dari Valve yang Siap Tantang Xbox dan PlayStation

Author

Steam Machine, konsol game baru dari Valve. (Digital Foundry)

INDOZONE.ID - Valve akhirnya siap menantang raksasa game seperti Microsoft dan Sony lewat konsol barunya, Steam Machine.

Sepuluh tahun setelah versi pertamanya dirilis, Valve kembali dengan versi baru yang jauh lebih canggih dan menarik.

Saya sempat berkunjung langsung ke kantor Valve untuk mencoba konsol berbasis PC ini, lengkap dengan Steam Controller dan headset gaming baru bernama Steam Frame.

Semua ini adalah hasil kerja keras Valve selama satu dekade terakhir. Kalau kamu sempat melihat bocoran-bocorannya di internet, ya bentuknya memang mirip dengan yang beredar itu.

Baca juga: Steam Deck Akhirnya Hadirkan Fitur yang Sudah Dinantikan Selama 3 Tahun!

Apa Itu Steam Machine?

Steam Machine akan mulai dijual di awal tahun 2026 di seluruh wilayah yang saat ini sudah menjual Steam Deck.

Secara sederhana, ini adalah versi "rumahan" dari Steam Deck, lebih besar, jauh lebih kuat, tapi tetap mengusung konsep yang sama.

Bentuknya kecil banget, hanya berupa kubus 6 inci. Menariknya, meski bisa menjalankan game Windows, Steam Machine tidak pakai sistem operasi Windows, melainkan SteamOS buatan Valve sendiri (berbasis Linux).

Dengan bantuan sistem bernama Proton, game-game Windows bisa tetap berjalan mulus di dalamnya.

Steam Machine membawa dua keunggulan utama, yakni tenaga super besar dan update otomatis. “

"Steam Machine bisa memperbarui semua software, sistem operasi, game, dan cloud save di latar belakang. Jadi, kapan pun kamu mau main, semuanya sudah siap," jelas Yazan Aldehayyat, insinyur hardware Valve seperti dilansir The Verge, Kamis (13/11/2025).

Performa Lebih dari PS5 Pro

Performa Steam Machine lebih atau setara dengan PS5 Pro (Tarreo)

Steam Machine setara atau bahkan bisa melampaui PS5 Pro. Valve mengklaim, performanya enam kali lipat lebih kuat dari Steam Deck.

Di dalamnya ada dua chip buatan AMD dan RAM 16GB DDR5. CPU-nya pakai chip AMD Zen 4 enam-core yang bisa boost sampai 4,8GHz, sementara GPU-nya memakai chip AMD RDNA 3 "Navi 33" dengan 28 compute units dan 8GB VRAM GDDR6. Kombinasi ini menghasilkan tenaga yang sangat besar untuk ukuran konsol sekecil itu.

Saat dicoba memainkan Cyberpunk 2077 di TV 4K, hasilnya cukup mengejutkan. Stabil di 65fps pada pengaturan medium dengan ray tracing aktif, dan tetap lancar tanpa drop di bawah 55fps saat gameplay intens.

Tampilan gambarnya pun tajam dan enak dilihat dari jarak sofa.

Desain Kecil, Kuat, dan Dingin

Salah satu hal paling keren dari Steam Machine adalah desainnya yang super padat tapi efisien.

Dengan ukuran hanya separuh PS5 (sekitar 3,8 liter), Valve berhasil memasukkan power supply internal dan sistem pendingin yang canggih.

Valve bahkan mendesain seluruh bagian mesin ini berdasarkan sistem pendinginnya. Mereka memakai kipas 120mm super senyap yang katanya sudah diuji seintensif desain mobil Formula 1.

Udara mengalir dari ventilasi depan, bawah, dan samping jadi hampir mustahil mesinnya kepanasan, bahkan di ruang TV yang tertutup.

Tampilan depannya juga bisa diganti-ganti. Ada panel magnetik dengan desain kayu, tema Team Fortress 2, bahkan versi dengan layar kecil e-paper yang menunjukkan kode nama konsol ini: "Fremont"

Bisa Dimodifikasi dan Dihias Sendiri

Steam Machine, konsol game baru dari Valve. (Rock Paper Shotgun)

Valve berencana membagikan file desain (CAD file) dari casing depannya, jadi pengguna bisa desain atau cetak 3D panel sendiri. Jadi kalau kamu ingin bikin Steam Machine versi "Portal Companion Cube", silakan!

Di bagian depan juga ada lampu RGB yang bisa diatur dan akan berfungsi sebagai indikator download atau update game.

Konsol ini juga dilengkapi gamepad baru, yang disebut Valve sebagai versi lebih nyaman dan "masuk akal" dari Steam Controller lama.

Sayangnya, untuk urusan upgrade, Steam Machine cukup terbatas. Kamu hanya bisa ganti SSD dan RAM, selebihnya sudah menyatu dengan desain internalnya.

Tapi di sisi lain, kamu dapat konsol mini yang juga bisa difungsikan sebagai PC desktop lengkap.

Tersedia dua output layar (HDMI 2.0 dan DisplayPort 1.4), empat port USB-A, satu port USB-C 10Gbps, dan port LAN. Jadi kamu bisa colok hampir semua perangkat, termasuk headset baru Valve atau bahkan install Windows kalau mau.

Baca juga: Call of Duty: Black Ops 7 Tidak Masuk 150 Wishlist Steam, Saatnya Activision Khawatir?

Soal Harga?

Nah, ini dia yang paling bikin penasaran. Apakah harganya bakal selevel PS5 Pro, atau lebih mirip PC gaming kelas menengah?

Valve belum mengumumkan harga resminya, tapi mereka menyampaikan bahwa harga Steam Machine akan sebanding dengan PC dengan spesifikasi serupa.

Valve juga menambahkan bahwa posisi harga yang diincar adalah level entry PC gaming, tapi tetap kompetitif.

Kalau lihat dari komponen di dalamnya, PC dengan performa setara bisa dibangun dengan biaya sekitar USD 800–1.000 (sekitar 12–16 juta rupiah), belum termasuk gamepad dan sistem operasi.

Tapi tentu, Steam Machine hadir dalam bentuk jauh lebih kecil dan praktis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Verge

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU