Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 18:45 WIB

Penulis The Witcher, Akui Jarang Dihubungi CD Projekt Red untuk Detail Tambahan

Author

The Witcher(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Penulis novel legendaris The Witcher, Andrzej Sapkowski, baru-baru ini buka suara soal hubungannya dengan pengembang game CD Projekt Red (CDPR).

Dalam sebuah acara peluncuran bukunya yang berjudul Crossroads of Ravens, Sapkowski mengungkap bahwa kerja samanya dengan CDPR saat ini berada dalam kondisi yang “sangat baik”, meski kini jarang dimintai bantuan untuk detail tambahan.

Baca juga: Penulis The Witcher Bongkar Kesalahan Besar di Versi Game, Sekolah Witcher Hanyalah Mitos!

 Hubungan dengan CD Projekt Red Masih Solid

Sapkowski menegaskan bahwa meski ia tidak terlibat langsung dalam pengembangan The Witcher 4, ia tetap puas dengan perjanjian yang sudah dibuat.

“Kontrak antara saya dan pihak pengembang game saat ini sangat bagus. Semoga tetap seperti itu,” ujarnya di hadapan penggemar.

Ia juga menambahkan bahwa CDPR kini lebih mandiri dalam mengembangkan dunia The Witcher dibandingkan masa-masa awal, ketika sang penulis masih sering diajak berdiskusi soal latar dan karakter.

 Pernah Salah Langkah soal Hak Cipta

Kisah kerja sama Sapkowski dan CDPR sempat menjadi sorotan beberapa tahun lalu.

Pada 2017, Sapkowski mengaku tidak menerima keuntungan besar dari kesuksesan global game The Witcher 3: Wild Hunt karena ia menjual hak adaptasi ke CDPR secara penuh tanpa royalti.

"Mereka menawarkan persentase keuntungan, tapi saya menolak karena tidak percaya game itu akan sukses. Ternyata saya salah besar."

Setelah kontroversi itu, CDPR dan Sapkowski mencapai kesepakatan baru pada 2019 yang menjamin kompensasi lebih adil bagi sang penulis.

Sekolah Witcher Ternyata Salah Nulis?

Menariknya, bulan lalu Sapkowski juga mengomentari satu elemen penting dari seri game The Witcher — yaitu konsep sekolah para Witcher seperti School of the Wolf dan School of the Cat.

Ia menyebut ide itu sebenarnya berasal dari kesalahan kecil dalam bukunya sendiri.

“Ada satu kalimat tentang ‘School of the Wolf’ yang entah bagaimana lolos dalam buku The Last Wish,” ujarnya dalam sesi AMA.

“Setelahnya saya sadar itu tidak relevan dan tidak masuk akal secara naratif."

Tapi pengembang game sangat suka dengan konsep itu dan mengembangkannya jauh lebih dalam.”

Sapkowski bahkan menyamakan ide sekolah Witcher itu seperti sistem rumah di Hogwarts, dengan nada bercanda menyebutnya sebagai para Witcher Gryffindor dan Slytherin.

The Witcher 4 Masih Jadi Misteri

Sementara itu, CD Projekt Red belum mengungkap banyak detail tentang The Witcher 4 selain teaser sinematik yang dirilis beberapa waktu lalu.

Game ini dikabarkan akan menjadi awal dari saga baru dalam dunia The Witcher, dengan teknologi Unreal Engine 5 dan kemungkinan karakter utama baru.

Meskipun Sapkowski tak lagi ikut campur dalam pengembangan cerita, pengaruhnya terhadap semesta The Witcher tetap sangat kuat.

Para penggemar tentu berharap hubungan damai dan profesional antara sang penulis dan CDPR bisa terus terjaga hingga game terbaru dirilis.

Baca juga: Kisah Sukses Phasmophobia: Hampir Gagal, Diselamatkan oleh Inspirasi dari The Witcher 3

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU