INDOZONE.ID - Kabar tentang konsol handheld baru dari PlayStation sepertinya tidak akan hilang begitu saja, ya.
Sudah lebih dari setahun sejak rumor tentang PlayStation 5 portable pertama kali mencuat — disebut-sebut Sony sedang mempersiapkan perangkat genggam untuk menantang dominasi Nintendo di pasar handheld.
Lalu pada Juni lalu, spesifikasi teknis yang cukup masuk akal mengenai handheld generasi baru PlayStation muncul lewat akun teknologi KeplerL2, dan sejak itu, rumor terus berkembang.
Kini, pembaruan firmware terbaru PS5 kembali memicu perbincangan serupa, kali ini lewat fitur Power Saver Mode yang baru saja diperkenalkan.
Baca juga: Game Survival Icarus Segera Hadir di PS5 dan Xbox Series X/S, Tapi Tanpa Fitur Cross-Play
Apa Itu Power Saver Mode di PS5?
Mode ini adalah bagian dari upaya jangka panjang Sony dalam mengurangi konsumsi daya dan emisi karbon.
Fitur ini memungkinkan game-game tertentu seperti Death Stranding 2, Demon’s Souls, dan Days Gone Remastered berjalan dengan konsumsi daya yang lebih hemat — bahkan hingga 50% lebih rendah dari biasanya.
Namun, berbeda dari fitur hemat daya biasa, Power Saver Mode kali ini berlaku di seluruh keluarga PS5 dan bisa diterapkan secara spesifik pada tiap game.
Dengan cara ini, developer bisa melakukan penyesuaian performa dan grafis agar tetap stabil meski daya yang digunakan jauh lebih kecil.
Banyak pengguna media sosial sempat berspekulasi bahwa fitur ini mungkin merupakan “uji coba diam-diam” untuk konsol handheld baru atau PS6, tapi laporan terbaru dari Digital Foundry (DF) langsung membantah spekulasi tersebut.
Penghematan Daya yang Mengagumkan, Tapi Belum Cukup untuk Handheld
Menurut analisis dari Digital Foundry, mode ini memang bisa memangkas konsumsi daya PS5 hingga 50% atau lebih dengan rata-rata penggunaan sekitar 100W saat bermain game tertentu.
Tapi, untuk bisa masuk ke ranah handheld, perangkat semestinya hanya mengonsumsi sekitar 15W, agar bisa beroperasi efisien menggunakan baterai.
Artinya, meski hasilnya luar biasa dari sisi efisiensi, Power Saver Mode belum cukup untuk membuat PS5 bisa diubah menjadi perangkat handheld.
Sebagai contoh, Days Gone Remastered berhasil berjalan dengan daya jauh lebih kecil tanpa kehilangan terlalu banyak kualitas visual, sedangkan Demon’s Souls perlu diturunkan dari 60fps ke 30fps demi menjaga performa stabil.
Dengan kata lain, jika Sony memang berencana menghadirkan PlayStation handheld generasi baru, mereka membutuhkan sistem yang benar-benar berbeda — bukan sekadar memanfaatkan mode hemat daya di PS5 saat ini.
Isyarat Masa Depan PlayStation?
Meskipun bukan bukti langsung tentang adanya perangkat genggam baru, Digital Foundry menyebut bahwa fitur ini bisa menjadi “laboratorium kecil” bagi developer untuk memahami batasan teknis yang mungkin akan diterapkan pada perangkat handheld di masa depan.
Sementara itu, mantan eksekutif PlayStation Shuhei Yoshida sempat berkomentar bahwa ide tentang handheld baru terdengar sangat menarik, terutama bagi pemain yang memiliki koleksi besar game PS4 dan PS5.
Namun, sampai saat ini, Sony belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana tersebut, baik soal handheld maupun soal PlayStation 6.
Kolaborasi Sony & AMD: Tanda PS6 Semakin Dekat?
Tak hanya rumor handheld, dunia PlayStation juga sedang ramai membahas video terbaru dari Mark Cerny (arsitek sistem PS5) dan Jack Huynh (SVP AMD).
Dalam video berjudul “From Project Amethyst to the Future of Play”, keduanya menyinggung teknologi baru yang kemungkinan besar akan menjadi fondasi untuk PlayStation 6.
Menariknya, Yoshida juga menegaskan bahwa Sony tidak bisa “terus melakukan hal yang sama seperti sebelumnya” jika ingin sukses dengan hardware generasi berikutnya.
Kalimat ini semakin memperkuat dugaan bahwa Sony tengah mempersiapkan transformasi besar untuk masa depan PlayStation.
Jadi, meskipun Power Saver Mode di PS5 bukan kode rahasia untuk perangkat handheld baru, inovasi ini tetap menjadi langkah menarik dalam evolusi konsol modern.
Sony menunjukkan komitmen serius terhadap efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembang untuk mengoptimalkan performa game tanpa mengorbankan pengalaman bermain.
Apakah ini akan menjadi pondasi untuk PS6 atau PlayStation Portable generasi baru? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, buat kamu para gamer, masa depan PlayStation terlihat semakin menarik untuk ditunggu.
Baca juga: Harga PS5 Naik Rp800 Ribuan, Ini Penyebabnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net