Game Icarus. (dok. RocketWerkz) INDOZONE.ID - Buat kamu penggemar game survival, ada kabar menarik nih! Icarus, game besutan Dean Hall—pencipta legendaris dari DayZ akan segera mendarat di konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S pada kuartal pertama 2026.
Kabar ini diumumkan secara resmi lewat trailer terbaru di ajang Galaxies Showcase, yang menampilkan tampilan memukau dari versi konsolnya.
Namun, ada satu hal penting yang perlu kamu tahu: game ini tidak akan mendukung fitur cross-play antara PC dan konsol.
Baca juga: Baru 5 Bulan Dirilis, Gemscool Tutup Game Icarus Online di Indonesia
Buat kamu yang belum familiar, Icarus adalah game PvE survival crafting yang bisa dimainkan hingga delapan pemain.
Game ini pertama kali rilis di PC empat tahun lalu dan sempat mendapat kritik karena performa awalnya kurang stabil.
Namun, setelah melewati tiga ekspansi besar dan banyak pembaruan konten, kini Icarus sudah jauh lebih matang dan stabil.
Versi konsolnya sendiri akan hadir dengan berbagai peningkatan serta konten terbaik dari versi PC, termasuk ekspansi besar “New Frontiers” yang dirilis pada tahun 2023.
Menariknya, versi konsol tidak dikembangkan langsung oleh RocketWerkz, studio utama milik Dean Hall di Selandia Baru.
Proyek ini dikerjakan oleh Grip Studios yang berbasis di Republik Ceko.
Grip Studios sendiri punya pengalaman panjang dalam dunia game, pernah terlibat dalam proyek-proyek besar seperti Mafia: The Old Country, Indiana Jones and the Great Circle, dan Conan Exiles.
Dengan pengalaman itu, banyak yang optimistis bahwa versi konsol Icarus akan tampil lebih optimal dan stabil.
Salah satu hal yang cukup disayangkan adalah tidaknya fitur cross-play antara versi PC dan konsol.
Menurut Dean Hall, keputusan ini diambil karena adanya perbedaan sistem dan konten antara dua versi tersebut.
“Saya tidak ingin pengembangan di PC tertahan karena versi konsol, dan sebaliknya,” jelas Hall dalam wawancara terpisah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net