Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 21:00 WIB

Presiden Xbox Ungkap Kompetitor Terbesar Sekarang Bukan PlayStation Lagi, Tapi TikTok dan Film!

Author

Logo Xbox Series X dan PlayStation 5 (photo/Microsoft/Sony)
INDOZONE.ID - Pernyataan mengejutkan datang dari Matt Booty, Presiden Xbox Game Content & Studios, yang menyebut bahwa kompetisi terbesar Xbox saat ini bukan lagi dari konsol lain, melainkan dari berbagai bentuk hiburan digital seperti TikTok dan film.

Dalam wawancaranya dengan The New York Times, Booty menjelaskan bahwa dunia gaming kini telah berubah.

Fokus utama Xbox bukan lagi pada perang eksklusivitas antarkonsol, melainkan bagaimana menghadirkan pengalaman bermain ke sebanyak mungkin pemain, di mana pun mereka berada.

Baca juga:  Review Lengkap Performa ROG Xbox Ally X: Tawarkan Sensasi Gaming Sekelas Konsol Next-Gen!

Booty menegaskan visi baru Xbox: tidak lagi membatasi pemain berdasarkan perangkat yang mereka miliki.

“Persaingan terbesar kami bukan konsol lain,” ungkapnya.

“Kami bersaing dengan segalanya, mulai dari TikTok hingga film. Kami semua berusaha menemui orang-orang di tempat mereka berada.”

Pernyataan ini menjadi refleksi besar atas langkah Microsoft yang kini mulai melonggarkan batas eksklusivitasnya, termasuk dengan keputusan mengejutkan untuk menghadirkan seri legendaris Halo ke PlayStation 5 pada 2026.

Halo Akan Hadir di PlayStation untuk Pertama Kalinya

Dalam acara Halo World Championship, Microsoft mengumumkan bahwa Halo: Campaign Evolved, sebuah remake modern dari Halo: Combat Evolved, akan hadir di PC, Xbox Series X/S, dan PS5 tahun depan.

Ini menjadi sejarah baru bagi franchise Halo, karena untuk pertama kalinya game ini rilis di platform PlayStation — sesuatu yang dulu nyaris mustahil terjadi.

Bagi banyak pemain, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Xbox kini berfokus pada ekspansi ekosistem, bukan sekadar menjual konsol.

Dampak Restrukturisasi dan Keputusan Bisnis Xbox

Namun di balik arah baru ini, Microsoft juga mengalami masa sulit.

Sepanjang musim panas lalu, perusahaan memberhentikan lebih dari 9.000 karyawan, termasuk tim-tim dari beberapa studio besar seperti Rare, The Initiative, dan Turn 10 Studios.

Beberapa proyek, seperti Everwild, Perfect Dark Reboot, dan MMORPG baru dari ZeniMax, juga dibatalkan demi “menyesuaikan strategi bisnis dengan pasar yang dinamis,” menurut pernyataan resmi perusahaan.

Menanggapi hal itu, Booty berkata:

“Pemutusan kerja memang berat, tapi itu bagian dari mengelola bisnis kami di industri yang terus berubah.”

Laporan tambahan juga menyebut bahwa sekitar 200 staf dari King (pengembang Candy Crush) terkena dampak dan sebagian pekerjaan mereka kini digantikan oleh alat berbasis AI yang mereka bantu kembangkan.

Pergeseran Strategi Xbox di Era Layanan dan Konten

Langkah Xbox membawa Halo ke PS5 bukan hanya strategi bisnis biasa — ini adalah pergeseran filosofi besar dalam industri game.

Jika dulu setiap konsol berlomba menghadirkan game eksklusif, kini Microsoft memilih membuka pintu lebih lebar demi menjangkau lebih banyak pemain.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi mereka melalui Game Pass, yang fokus pada kemudahan akses dan ekosistem lintas platform.

Booty menegaskan bahwa Xbox kini melihat industri hiburan sebagai satu lanskap besar:

“Kami semua berusaha memenuhi kebutuhan pemain di era digital ini, di mana waktu dan perhatian mereka terbagi antara game, media sosial, hingga film.”

Xbox Bukan Lagi Sekadar Konsol

Pernyataan Matt Booty memperlihatkan bagaimana Xbox sedang berevolusi dari produsen konsol menjadi penyedia ekosistem hiburan global.

Dengan membuka diri terhadap platform lain dan fokus pada pengalaman pemain, Xbox tampaknya ingin menjadi bagian dari gaya hidup digital masa kini, di mana bermain game hanyalah satu dari sekian banyak bentuk hiburan yang saling terhubung.

Baca juga: Rangkuman Berita Game 2025: 'Helldivers 2' Hadir di Xbox & Beberapa Indie Tunda Rilis Karena Silksong

Langkah ini mungkin terasa kontroversial bagi penggemar setia, tetapi satu hal jelas masa depan Xbox bukan lagi tentang siapa yang punya konsol terbaik, melainkan siapa yang bisa menjangkau hati pemain lebih luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU