Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 09:45 WIB

Pertandingan Conquest di Battlefield 6 Kini Lebih Singkat, Ini Alasannya!

Author

Pertandingan Conquest di Battlefield 6 Kini Lebih Singkat(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Kalau kamu merasa pertandingan Conquest di Battlefield 6 terasa lebih cepat akhir-akhir ini, kamu nggak salah.

Battlefield Studios memang sengaja melakukan perubahan pada mode populer ini dengan mengurangi jumlah tiket awal di setiap pertandingan.

Langkah ini diambil untuk membuat ritme permainan terasa lebih alami dan menghindari pertandingan yang terlalu panjang sampai menyentuh batas waktu.

Baca juga: Battlefield 6 Rilis Pembaruan untuk Perbaiki Bug Lompatan dan Pantau Mode Breakthrough

Perubahan Sistem Tiket: Lebih Cepat, Lebih Padat

Bagi kamu yang baru bergabung ke dunia Battlefield, mode Conquest adalah salah satu mode andalan yang selalu hadir di setiap seri.

Di sini, dua tim akan saling berebut menguasai area sambil menjaga agar jumlah tiket (alias kesempatan respawn) tidak habis sebelum waktu berakhir.

Nah, sebelumnya setiap tim di Battlefield 6 memulai dengan 1.000 tiket. Tapi sekarang, jumlah itu sudah dipangkas agar durasi pertandingan lebih seimbang.

Setiap peta kini punya jumlah tiket yang berbeda sesuai ukurannya. Misalnya:

  • Siege of Cairo sekarang hanya punya 900 tiket
  • Sementara Mirak Valley bahkan turun drastis jadi 700 tiket.

Dengan begitu, setiap pertandingan diharapkan bisa berakhir dengan tempo yang lebih cepat tanpa terasa terburu-buru.

Alasan Pengembang Lakukan Perubahan

Lewat unggahan resmi di akun Battlefield Comms X, pihak pengembang menjelaskan bahwa mereka mengurangi jumlah tiket awal di seluruh peta Conquest agar pertandingan bisa selesai dengan tempo yang lebih natural.

"Sebelumnya, banyak ronde berakhir karena batas waktu bukan karena satu tim kehabisan tiket. Kami akan terus memantau data dan umpan balik pemain untuk memastikan ritme permainan terasa pas," tulis di unggahan Battlefield Comms X.

Jadi, perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan pacing dan alur permainan agar setiap ronde berakhir dengan hasil alami, bukan karena timer berhenti.

Respon Pemain: Terbagi Dua

Seperti biasa, perubahan besar di game populer pasti memunculkan dua kubu pendapat.

Sebagian pemain merasa update ini memang dibutuhkan, karena pertandingan sebelumnya sering kali terlalu lama dan terasa repetitif.

Namun, tak sedikit juga yang menilai bahwa pengembang seharusnya memperpanjang atau menghapus batas waktu, bukan malah mengurangi jumlah tiket.

Bagi pemain yang suka pertempuran panjang dan intens, keputusan ini dianggap bisa mengurangi sensasi “perang besar” khas Battlefield.

Baca juga: Battlefield 6 Bikih Heboh, Pemain Temukan Cara Naik ke Atap dan Area Terlarang untuk Sniping!

Serangkaian Update Cepat Pasca Rilis

Perubahan tiket ini bukan satu-satunya update yang dilakukan EA dan Battlefield Studios sejak peluncuran Battlefield 6.

Dalam beberapa minggu terakhir, pengembang juga telah:

  • Memperbaiki sistem pergerakan karakter yang sebelumnya menimbulkan bug pada momentum lompatan
  • Memberikan premium battle pass gratis bagi pengguna EA App yang sempat mengalami masalah saat peluncuran
  • Menyiapkan update untuk senjata, termasuk penyesuaian weapon bloom agar tembakan lebih stabil
  • Mekanik “Ladder Launching” atau trik unik yang memungkinkan pemain meluncur dengan tangga  juga akan segera dihapus dalam patch mendatang.

Battlefield 6 Terus Disempurnakan

Perubahan pada mode Conquest ini menunjukkan bahwa EA dan Battlefield Studios benar-benar mendengarkan masukan pemain.

Meski ada pro dan kontra, langkah ini jadi bukti bahwa tim pengembang ingin menjaga tempo permainan tetap seru dan kompetitif.

Dengan berbagai perbaikan yang terus digulirkan, Battlefield 6 jelas menunjukkan potensinya sebagai salah satu rilis game FPS terbesar di Steam tahun ini.

Jadi buat kamu yang suka adu strategi dan aksi cepat di medan perang, bersiaplah Battlefield 6 makin intens, makin padat, dan makin seru! 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU