Minggu, 05 OKTOBER 2025 • 17:55 WIB

Ubisoft dan Tencent Resmikan Vantage Studios untuk Garap Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six

Author

Ubisoft dan Tencent Resmikan Vantage Studios (Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Ubisoft bersama raksasa teknologi asal Tiongkok, Tencent, resmi memperkenalkan Vantage Studios sebagai anak perusahaan baru yang akan fokus menggarap sejumlah franchise terbesar Ubisoft, termasuk Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six.

Studio ini mulai beroperasi pada 1 Oktober 2025 dan digadang-gadang menjadi langkah penting untuk menghadirkan game AAA dengan model kerja yang lebih modern dan fleksibel.

Baca juga: Ubisoft dan Tencent Siapkan Langkah Besar untuk Masa Depan Industri Game

Vantage Studios: Kekuatan Baru di Industri Game

Vantage Studios beranggotakan lebih dari 2.300 karyawan yang berasal dari berbagai tim pengembangan Ubisoft di Montreal Quebec, Sherbrooke, Saguenay, Sofia, dan Barcelona.

Kepemimpinan studio ini berada di tangan Christophe Derennes dan Charlie Guillemot.

Berbeda dengan Ubisoft pusat, Vantage Studios menerapkan sistem kerja yang lebih terdesentralisasi, di mana setiap tim pengembang diberikan keleluasaan lebih besar dalam mengelola proyek masing-masing.

Strategi ini dipercaya akan membuat proses kreatif lebih dinamis sekaligus memungkinkan studio beradaptasi lebih cepat dengan tren industri maupun kebutuhan pemain.

Latar Belakang dan Peran Tencent

Pembentukan Vantage Studios merupakan hasil dari perjalanan panjang Ubisoft yang beberapa tahun terakhir menghadapi performa kurang stabil.

Rencana kolaborasi ini pertama kali mencuat pada awal 2025, lalu diresmikan pada bulan Maret setelah Tencent menyuntikkan dana investasi sebesar €1,16 miliar.

Tencent sendiri memegang saham 25% di Vantage Studios dan berperan sebagai penasihat dalam mendukung kepemimpinan studio.

Meski begitu, keputusan kreatif maupun bisnis tetap berada di tangan Ubisoft melalui Derennes dan Guillemot.

 Harapannya, langkah ini akan memberi ruang lebih luas bagi para pengembang untuk mengeksplorasi ide-ide baru tanpa harus terikat pada pola kerja lama yang kaku.

Masa Depan Ubisoft

Ubisoft saat ini memiliki sekitar 20.000 karyawan di seluruh dunia.

Dengan berdirinya Vantage Studios, masih belum jelas bagaimana sekitar 17.000 staf lainnya akan menyesuaikan diri dengan model kerja baru yang lebih desentralisasi.

Namun, jelas bahwa publisher asal Prancis ini ingin setiap studio dan tim pengembang memiliki kepemilikan lebih besar terhadap proyek yang mereka kerjakan.

Dengan terbentuknya Vantage Studios, kamu sebagai gamer bisa berharap kehadiran inovasi segar dalam franchise besar Ubisoft.

Apakah ini akan menjadi titik balik bagi Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six? Waktu yang akan menjawab, tapi langkah ini menunjukkan ambisi besar Ubisoft dalam menjaga relevansi di industri game yang semakin kompetitif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU