Jumat, 05 SEPTEMBER 2025 • 08:00 WIB

Call of Duty vs Battlefield 6 Memanas, Gimana Tanggapan Fans?

Author

all of Duty Mundur dari Kosmetik Absurd(Sumber:X/Eurogamer)


INDOZONE.ID - Persaingan dalam industri video game selalu melahirkan perubahan besar, dan kali ini terbukti lagi. Call of Duty: Black Ops 7 melakukan langkah mengejutkan dengan mundur dari tren kosmetik “absurd” yang selama ini jadi sorotan.

Keputusan ini jelas tidak lepas dari kehadiran Battlefield 6, yang kembali tampil dengan identitas militer otentik.

Baca juga: Call of Duty 2 Carentan Kembali dengan Grafis Fotorealistik, Bikin Game Makin Seru dan Nyata!

Fenomena “Fortnitifikasi” dalam Call of Duty

Dalam beberapa tahun terakhir, Call of Duty ramai dengan kehadiran skin nyeleneh seperti Beavis and Butthead, American Dad, Nicki Minaj, Snoop Dogg, bahkan Messi.

Kehadiran karakter-karakter tersebut memang menguntungkan secara finansial karena mendorong pembelian kosmetik, mirip dengan strategi yang dipakai Fortnite.

Fenomena ini sering disebut sebagai “Fortnitification”, yaitu dorongan publisher untuk menjadikan game sebagai “metaverse” penuh kolaborasi pop culture.

Namun, masalahnya, Call of Duty sejatinya adalah game militer modern dengan cerita serius: operasi rahasia, konflik internasional, dan pengkhianatan politik.

Perpaduan antara tema serius dengan skin komedi justru menciptakan ketidakselarasan yang membuat banyak fans kecewa.

Battlefield 6: Kembali ke Akar, Jadi Alternatif Serius untuk FPS Militer

Sementara itu, Battlefield 6 hadir dengan pendekatan berbeda.

Preview awal menunjukkan game ini kembali ke nuansa militer realistis yang jadi ciri khas serinya.

Beta terbuka juga menuai respon positif dari komunitas FPS, terutama karena game ini tetap setia pada identitas shooter klasik.

Bagi banyak pemain, ini terasa seperti angin segar.

Setelah bertahun-tahun hanya punya Call of Duty sebagai opsi FPS AAA berskala besar, sekarang ada alternatif yang lebih sesuai dengan harapan mereka: game perang yang tampil immersive, intens, dan grounded.

Call of Duty Akhirnya Mendengar Fans

Hari ini, sebuah blog resmi Call of Duty dipublikasikan dan berisi pernyataan langsung untuk komunitas.

Di sana, developer mengakui bahwa identitas game mulai bergeser dari apa yang membuatnya istimewa sejak awal.

Pernyataan ini menandai perubahan arah besar.

Dengan Battlefield 6 hadir sebagai kompetitor serius, Call of Duty tidak lagi bisa bebas meluncurkan kosmetik aneh tanpa mempertimbangkan reaksi fans setianya.

Kehadiran Battlefield 6 membuktikan bahwa kompetisi sehat mampu mendorong inovasi sekaligus membuat developer lebih mendengar komunitas.

Call of Duty akhirnya sadar bahwa tidak semua pemain menginginkan pengalaman penuh skin nyeleneh ala Fortnite.

Banyak dari kamu yang masih mendambakan FPS militer serius dengan identitas kuat dan Battlefield 6 siap mengisi celah itu.

Di satu sisi, ini kabar baik. Karena baik Call of Duty maupun Battlefield, keduanya kini terpicu untuk memberikan pengalaman terbaik bagi kamu yang mencintai genre FPS.

Baca juga: Makin Memanas, Mantan Presiden Blizzard Ramal Battlefield 6 Bakal Kalahkan Call of Duty di 2025

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU