Call of Duty 2 Carentan Dibangkitkan dengan RTX Remix(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Di ajang Gamescom 2025, Nvidia kembali menghadirkan gebrakan lewat RTX Remix, sebuah teknologi modding yang memungkinkan game lawas tampil dengan grafis modern.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah proyek Call of Duty 2 RTX Remix karya seorang pengembang tunggal dengan username tadpole3159.
Lewat mod ini, level ikonik Carentan dari Call of Duty 2 dihidupkan kembali dengan detail fotorealistik, ray tracing, dan model hasil pemindaian dunia nyata.
Hasilnya, game klasik yang dirilis hampir dua dekade lalu kini terlihat sebanding dengan game FPS modern.
Baca juga: Rumor: Call of Duty 2025 akan Rilis di PS4 dan Xbox One?
Sang modder menggunakan teknik photo-scanning untuk mereplikasi senjata Perang Dunia II secara autentik, serta memanfaatkan material fisik yang realistis agar objek dalam game dapat bereaksi alami terhadap cahaya, bayangan, dan pantulan.
Demo yang ditampilkan Nvidia bahkan memungkinkan kamu mengganti waktu secara real-time — mulai dari siang terik, malam gelap, hingga langit mendung khas Inggris. Selain itu, area dalam ruangan diperkaya dengan dekorasi baru, dinding diberi detail tambahan, dan vegetasi dibuat lebih rimbun sehingga nuansa kota perang Carentan terasa jauh lebih hidup.
Menariknya, mod besar ini dikerjakan hanya dalam waktu dua bulan oleh satu orang.
Hal ini wajar mengingat tadpole3159 memang berprofesi sebagai lead artist di sebuah studio game di Inggris.
Selain Call of Duty 2, Nvidia juga menampilkan beberapa mod lain yang memenangkan kontes RTX Remix, di antaranya:
Setiap proyek punya pendekatan berbeda. Misalnya, Vampire: Bloodlines menggabungkan AI upscale dengan detail buatan tangan untuk menjaga atmosfer klasiknya, sementara Painkiller menambahkan objek 3D penuh seperti obor yang memancarkan cahaya dinamis.
Nvidia juga mengumumkan particle editor yang akan hadir bulan depan. Dengan fitur ini, modder bisa lebih mudah membuat efek asap, api, uap, atau percikan tanpa harus membangun sistem sendiri dari nol, sebuah keterbatasan umum di era game DX8 dan DX9.
Tak hanya itu, aplikasi Nvidia App akan segera mendapatkan overlay baru yang menampilkan status DLSS dan fitur RTX lain secara langsung.
Bahkan, RTX Hair juga dipastikan akan hadir di game Indiana Jones: The Great Circle untuk menghadirkan detail rambut yang lebih realistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net