Minggu, 31 AGUSTUS 2025 • 20:00 WIB

Keeper: Game Aneh nan Indah yang Bikin Kamu Peduli pada Sebuah Mercusuar Hidup

Author

Keeper(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Siapa sangka sebuah mercusuar bisa membuat kamu merasa terikat secara emosional? Itulah yang ditawarkan Keeper, proyek terbaru dari Double Fine, studio kreatif di balik Psychonauts dan Brütal Legend.

Dengan sentuhan seni surealis, gameplay santai tanpa rasa takut gagal, serta pendekatan aksesibilitas yang ramah untuk semua kalangan, Keeper tampil sebagai game yang unik sekaligus memikat.

Baca juga: Flame Keeper Siap Rilis di PS5 pada 25 Juli: Game Roguelite Aksi Penuh Energi dan Tantangan

Game Tanpa Tekanan, Aksesibel untuk Semua

Tidak semua orang mencari tantangan super sulit dalam game.

Ada juga gamer yang hanya ingin bersantai, melepas penat, dan menikmati pengalaman tanpa stres.

Keeper hadir untuk memenuhi kebutuhan itu.

Seperti Psychonauts 2, game ini membawa banyak fitur aksesibilitas, bahkan ada opsi yang membuat kamu tidak bisa mati atau gagal sama sekali.

 Kepala studio Double Fine, Tim Schafer, menegaskan bahwa aksesibilitas adalah hal besar bagi mereka.

“Kami selalu percaya kalau setiap pemain berhak menikmati game dengan cara mereka sendiri.

Mau turunkan tingkat kesulitan? Silakan.

Mau hanya menikmati dunia dan karakternya? Itu juga sah,” ujarnya saat diwawancarai di Gamescom 2025.

Durasi permainan Keeper diperkirakan sekitar 6–8 jam, dan fokusnya bukan pada “game over”, melainkan pada aliran cerita serta atmosfer yang dibangun.

Cerita: Mercusuar Hidup dan Burung Setia Bernama Twig

Keeper mengisahkan tentang sebuah mercusuar tua yang tiba-tiba hidup, lengkap dengan kaki mirip tentakel untuk berjalan mengelilingi pulau misterius. Ia ditemani seekor burung hijau kecil bernama Twig.

Mercusuar dapat menggunakan cahaya dari puncaknya untuk membuka jalur baru atau memengaruhi dunia sekitar, sementara Twig membantu dengan menekan tuas atau meletakkan benda di area yang sulit dijangkau.

 Kombinasi keduanya menciptakan pengalaman eksplorasi sekaligus puzzle yang penuh kejutan.

Inspirasi visual Keeper datang dari karya seni surealis Salvador Dali dan Max Ernst, serta film klasik fantasi The Dark Crystal.

Hasilnya adalah dunia penuh warna yang unik, aneh, namun sangat memesona.

Narasi Tanpa Dialog, Tapi Sarat Emosi

Hal menarik lain dari Keeper adalah penceritaan tanpa dialog sama sekali.

Semua emosi disampaikan lewat animasi, ekspresi wajah mercusuar, serta tingkah laku Twig yang ekspresif.

Menurut Schafer, hal ini adalah kekuatan utama tim kreatif yang dipimpin Lee Petty (art director Brütal Legend dan kreator Stacking). 

Eksplorasi, Puzzle, dan Kejutan Artistik

Secara gameplay, Keeper menggabungkan eksplorasi, pemecahan puzzle, serta interaksi kreatif dengan dunia sekitar.

 Setiap area menawarkan kejutan baru—mulai dari cahaya mercusuar yang mengubah lingkungan, hingga kerjasama kecil dengan Twig yang memperlihatkan kedekatan mereka.

Pendekatan ini membuat Keeper lebih terasa sebagai perjalanan emosional dan artistik, bukan sekadar game untuk diselesaikan.

Tanggal Rilis Keeper

Buat kamu yang sudah penasaran, Keeper akan resmi rilis pada 17 Oktober 2025 untuk Xbox Series X/S, PC, dan Game Pass.

Meski belum bisa dimainkan langsung di Gamescom, trailer serta potongan gameplay yang ditampilkan sudah cukup membuat banyak gamer menaruh ekspektasi tinggi.

Dengan nuansa unik, visual surealis, dan pendekatan aksesibilitas yang ramah, Keeper bisa jadi salah satu game paling berbeda sekaligus berkesan di tahun ini.

Baca juga: Cthulhu Keeper, Game Horor Strategi Komedi Bertema Lovecraft yang Akan Hadir di PC

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU