Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 18:25 WIB

7 Game Paling Overrated Sepanjang Sejarah: Layak atau Hanya Hype?

Author

GTA 5 (Instagram/@videogamesfanart)

INDOZONE.ID - Dalam industri video game, popularitas sering kali tidak sejalan dengan kualitas. Ada game-game yang berhasil menciptakan hype luar biasa, mendominasi media, dan mencetak penjualan fantastis. 

Namun, bagi sebagian gamer, pengalaman yang mereka dapatkan tidak sebanding dengan ekspektasi yang tinggi. Game-game seperti ini sering disebut game paling overrated.

7 Game Paling Overrated Sepanjang Sejarah

Mengidentifikasi sebuah game sebagai overrated bukanlah tentang mengatakan game itu buruk, melainkan bahwa hype atau pujian yang diterimanya terlalu berlebihan. 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkannya, seperti pemasaran yang agresif, nostalgia, atau fitur yang pada akhirnya tidak semewah yang dijanjikan.

Baca juga: Polda Kaltara Menggelar Upacara Dalam Rangka Peringatan Hari Juang Polri

Berikut adalah 7 game paling overrated sepanjang sejarah yang sering memicu perdebatan di kalangan komunitas gaming:

1. The Last of Us Part II (2020)

The Last of Us Part 2 (photo/Sony Interactive Entertainment)

The Last of Us Part II adalah salah satu game dengan polarisasi opini tertinggi. Meskipun mendapat banyak penghargaan "Game of the Year" dari kritikus, game ini juga mendapat kritik tajam dari sebagian besar pemain. 

Kontroversi utamanya adalah alur cerita yang dianggap mengecewakan dan perubahan drastis pada karakter utama. Banyak yang merasa bahwa ceritanya tidak sebanding dengan ekspektasi yang dibangun dari game pertamanya.

2. Grand Theft Auto V (2013)

GTA 5 jadi game modern masa sekarang, mudah banget nih buat downloand

GTA V adalah salah satu game terlaris sepanjang masa. Namun, di balik popularitasnya, banyak gamer yang berpendapat bahwa game ini terlalu diagungkan. 

Kritiknya seringkali tertuju pada gameplay yang terasa kurang inovatif dibandingkan pendahulunya, Red Dead Redemption. Meskipun mode online-nya sangat sukses, kampanye single-player yang banyak disorot terasa tidak sekompleks dan sedalam game-game sebelumnya dari Rockstar.

Baca juga: Keyboard iPhone Error? Begini 7 Cara Mengatasinya dengan Mudah

3. Cyberpunk 2077 (2020)

Game Cyberpunk 2077. (CD Projekt)

Game ini mungkin adalah contoh paling nyata dari hype yang berlebihan. Cyberpunk 2077 dijanjikan sebagai revolusi RPG dengan dunia yang sangat detail dan bebas. 

Namun, saat rilis, game ini dihantam kritik karena banyaknya bug dan masalah performa, terutama di konsol.

Meskipun kini sudah jauh lebih baik, pengalaman awal yang buruk membuat banyak gamer merasa dibohongi dan percaya bahwa game ini tidak sebanding dengan janji-janji yang diberikan.

4. No Man's Sky (2016)

Keyart dari game No Man's Sky besutan Hello Games (photo/Hello Games)

Sama seperti Cyberpunk, No Man's Sky adalah korban hype yang berlebihan. Pengembangnya menjanjikan semesta yang luas untuk dieksplorasi tanpa batas. 

Namun, versi rilisnya jauh dari apa yang dijanjikan, dengan gameplay yang repetitif dan kurangnya fitur yang diiklankan.

Meskipun game ini telah melakukan comeback luar biasa dengan update yang masif, reputasi awalnya sebagai game yang overrated sulit dihilangkan.

5. Final Fantasy VII (1997)

Final Fantasy VII: The First Soldier segera tutup server. (Square Enix)

Sebagai game yang ikonik, Final Fantasy VII sering disebut sebagai game RPG terbaik. Namun, beberapa gamer berpendapat bahwa posisinya terlalu berlebihan. 

Meskipun ceritanya bagus, gameplay-nya dianggap usang, dan banyak elemen alur cerita yang bisa membingungkan.

Nostalgia yang kuat dari para penggemar setia membuat game ini sering dianggap sempurna, padahal ada banyak game RPG lain yang memiliki kualitas setara atau bahkan lebih baik.

6. God of War (2018)

Game God of War. (Santa Monica Studio)

God of War versi 2018 mendapat pujian universal dari kritikus dan memenangkan banyak penghargaan. Namun, beberapa gamer lama menganggap game ini overrated karena perubahan drastis pada gameplay. 

Mereka merasa game ini terlalu membuang elemen hack-and-slash yang ikonik dan beralih menjadi action-adventure yang lebih lambat dan berbasis cerita. Meskipun ceritanya kuat, bagi sebagian orang, game ini terasa tidak seperti "God of War" yang mereka kenal.

7. Breath of the Wild (2017)

Tampilan gameplay dari The Legend of Zelda: Breath of the Wild (photo/NIntendo)

Tidak ada yang menyangkal bahwa Breath of the Wild adalah game yang luar biasa. Namun, di balik pujiannya, ada beberapa kritik yang jarang dibahas. 

Game ini memiliki dunia yang luas namun terasa kosong, kurangnya variasi musuh, dan daya tahan senjata yang cepat rusak dianggap sebagai fitur yang menjengkelkan.

Para kritikus berpendapat bahwa meskipun inovatif, game ini memiliki banyak kekurangan yang sering terabaikan karena hype yang begitu besar.

Meskipun game overrated di atas memiliki banyak kekurangan, bukan berarti mereka game yang buruk. Mereka tetap menawarkan pengalaman bermain yang unik dan memiliki basis penggemar yang kuat. 

Namun, daftar ini menunjukkan bahwa popularitas tidak selalu mencerminkan kualitas, dan hype berlebihan sering kali bisa menjadi bumerang bagi sebuah game.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Game Rent

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU