INDOZONE.ID - Sudah lebih dari dua dekade sejak terakhir kali Wave Race: Blue Storm hadir di konsol rumahan.
Game balap jet-ski yang dirilis tahun 2001 di era GameCube ini menjadi seri ketiga setelah Wave Race 64 dan versi orisinal di Game Boy.
Sejak saat itu? Tidak ada kelanjutan sama sekali.
Padahal, banyak pemain lama termasuk kamu mungkin masih ingat bagaimana game ini menawarkan sesuatu yang unik: balapan di atas air dengan fisika ombak realistis yang membuat tiap putaran terasa berbeda.
Baca juga: EA Sports FC 26 Umumkan Daftar Icons dan Bonus Pre-Order, Zlatan Kembali ke Lapangan Virtual
Nintendo memang sempat mempertimbangkan versi baru untuk Wii, bahkan ada ide memakai Wii Balance Board atau kontrol Wiimote secara horizontal.
Sayangnya, rencana itu tidak pernah terwujud.
Dengan hadirnya Nintendo Switch 2 dan koleksi GameCube Classics, inilah saat yang tepat bagi Wave Race untuk “membuat percikan” besar lagi.
Blue Storm punya keunikan yang membuatnya layak dibangkitkan.
Dari grafik air yang revolusioner di masanya, hingga gameplay dinamis yang terus berubah karena ombak, pasang surut, bahkan gletser runtuh yang bisa mengubah jalur balapan.
Semua itu menghadirkan tantangan berbeda di setiap lintasan.
Salah satu hal paling ikonik dari Wave Race: Blue Storm adalah bagaimana air benar-benar terasa hidup.
Setiap ombak memaksa kamu untuk beradaptasi: kadang harus melompati gelombang, kadang menyelam untuk mengambil jalan pintas.
Efek cuaca juga menambah keseruan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net