Selasa, 05 AGUSTUS 2025 • 13:28 WIB

Perjuangan Yangon Galacticos di PMWC: Nyaris Tereliminasi Hingga Jadi Juara Dunia untuk Pertama Kali!

Author

Yangon Galacticos

INDOZONE.ID - Panggung esports global kembali dikejutkan dengan lahirnya juara baru. Tim asal Myanmar, Yangon Galacticos, secara resmi mengukuhkan diri sebagai juara dunia di ajang PUBG Mobile World Cup (PMWC) 2025. 

Perjalanan mereka menuju takhta tertinggi bukanlah jalan yang mulus, melainkan sebuah kisah dramatis tentang determinasi, performa krusial, dan kebangkitan luar biasa yang akan tercatat dalam sejarah PUBG Mobile.

Dilansir dari Liquipedia, tim yang lolos sebagai jawara PUBG Mobile Challengers League (PMCL) Southeast Asia Summer ini memulai kampanye mereka dengan hasil yang jauh dari kata memuaskan. 

Baca juga: Yuk Main Game Pokemon Go x Timnas Indonesia di GBK, Seru!

Namun, dari posisi yang nyaris tereliminasi, Soung "Marnett" Wai Phyo dkk berhasil membalikkan semua prediksi dan mengangkat trofi paling bergengsi untuk pertama kalinya.

Perjalanan Yangon Galacticos (YG) di PMWC 2025 dimulai dengan tantangan berat. Tergabung bersama 23 tim terbaik dunia di babak Group Stage, performa mereka terlihat kurang meyakinkan. 

Mereka harus puas bertengger di posisi ke-11 klasemen akhir dengan total 75 poin.

Hasil ini membuat mereka gagal mengamankan tiket langsung ke Grand Final, yang hanya diperuntukkan bagi 8 tim teratas. 

Baca juga: Dihapusnya Game Dewasa di Steam dan Itch.io Malah Tuai Kecaman

Sebagai perbandingan, wakil Indonesia, Alter Ego Ares, tampil dominan dan berhasil memuncaki klasemen Group Stage dengan total 121 poin, menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level atas. 

Meski begitu, di babak ini YG sudah menunjukkan potensi dengan mengungguli tim-tim besar seperti Alpha 7 Esports, Horaa Esports, dan Fire Flux Esports.

Karena finis di luar 8 besar, Yangon Galacticos harus mempertaruhkan nasib mereka di babak Survival Stage yang penuh tekanan. 

Di babak ini, hanya 8 dari 16 tim yang akan melanjutkan langkah ke Grand Final. Perjalanan YG di sini pun diwarnai momen-momen kritis yang menegangkan.

Baca juga: 'Glen Schofield', Pencipta Dead Space, Pertimbangkan Pensiun Setelah Proyek Game Terbarunya Gagal Didanai

Kunci kelolosan mereka datang dari performa di saat-saat genting. Game 4 mereka meraih Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) pertama mereka yang tentu saja sangat dibutuhkan, Game 9 amankan posisi runner-up, dan Game 12 (terakhir) finis di peringkat ke-3.

Berkat konsistensi di momen krusial tersebut, Yangon Galacticos berhasil mengumpulkan 70 poin dan finis di peringkat ke-8. 

Mereka lolos ke Grand Final dengan margin yang sangat tipis, hanya unggul satu poin dari Influence Rage di peringkat ke-9 yang harus tersingkir dengan 69 poin.

Memasuki babak Grand Final, tidak banyak yang menjagokan Yangon Galacticos. Mereka harus berhadapan dengan raksasa-raksasa yang lolos langsung dari Group Stage, seperti Alter Ego Ares, Weibo Gaming, DRX, dan NS RedForce. 

Baca juga: Team Liquid PH Catat Sejarah Baru, Lengkapi Koleksi Gelar MLBB denganJuara Mid Season Cup 2025

Namun, tim berlogo "YG" ini seolah menemukan jati diri mereka yang sesungguhnya. Sejak awal, Marnett dkk langsung tancap gas. 

Pada game ke-2, YG secara mengejutkan meraih WWCD pertama mereka di babak puncak dengan torehan 12 poin eliminasi. Momentum ini terus berlanjut. Mereka kembali meraih WWCD pada game ke-6, game ke-8, dan game ke-10 dari total 18 game yang dimainkan.

Dengan total 4 WWCD dan beberapa kali finis di posisi 4 besar, Yangon Galacticos tampil dominan dan konsisten. Performa luar biasa ini membuat mereka berhasil mengunci gelar juara dunia PMWC 2025 setelah mengumpulkan total 157 poin. 

Mereka unggul 15 poin dari tim kuat asal Tiongkok, Weibo Gaming, yang harus puas di posisi runner-up.

Baca juga: Hollow Knight: Silksong Hadirkan Demo Playable di Gamescom 2025, Xbox Siap Banjiri Event dengan Game Unggulan

Kemenangan Yangon Galacticos adalah bukti nyata bahwa dalam esports, perjalanan awal yang sulit bukanlah akhir dari segalanya. Dengan mental baja dan performa puncak di saat yang tepat, tim yang nyaris tersingkir ini kini berdiri di puncak dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liquipedia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU