Glen Schofield, Pencipta Dead Space Pertimbangkan Pensiun(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Glen Schofield, sosok visioner di balik seri Dead Space dan pendiri Striking Distance Studios, baru-baru ini memberi sinyal, ia mungkin akan mengakhiri kariernya dalam dunia pengembangan game.
Melalui unggahan emosional di LinkedIn, Schofield mengungkapkan kekecewaannya setelah kesulitan memperoleh dana untuk proyek game horor inovatif yang ia kembangkan bersama putrinya.
Baca juga: Glen Schofield Ungkap EA Menolak Proposal Dead Space 4, Apa yang Terjadi?
Dalam pernyataannya, Schofield menyebutkan, industri game saat ini sedang mengalami masa sulit, terutama dalam hal pendanaan proyek-proyek baru.
Selama delapan bulan terakhir, ia dan putrinya telah mengembangkan konsep unik yang mereka sebut sebagai subgenre baru dalam horor – sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya.
Meskipun ide mereka mendapat tanggapan positif dari para investor potensial, kenyataan di lapangan tidak seindah ekspektasi.
Awalnya, mereka menetapkan anggaran sebesar $17 juta, dan membangun prototipe dengan tim kecil dan berbakat.
Namun, saat mereka mulai melakukan presentasi ke berbagai pihak, tanggapan berubah drastis.
Schofield menyatakan, mereka lebih memilih untuk menghentikan proyek tersebut daripada harus mengerjakan dengan cara seadanya, yang berpotensi menurunkan kualitas.
Kini, tim kecil beranggotakan enam orang di AS serta kru di Inggris kehilangan pekerjaan.
Schofield bahkan memohon kepada siapa pun yang memiliki lowongan agar mempertimbangkan anggota timnya karena mereka sangat berbakat.
Dengan lebih dari dua dekade pengalaman dalam pengembangan game AAA, Schofield menyebutkan, sangat menikmati proses kreatif. Mulai dari kekacauan produksi hingga momen peluncuran.
Namun, situasi industri saat ini membuat masa depan game AAA terasa semakin jauh dari jangkauan.
Schofield mendirikan Striking Distance Studios pada tahun 2019 dan merilis The Callisto Protocol pada 2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net