Kamis, 26 JUNI 2025 • 16:35 WIB

Sempat Dibatalkan, Begini Kelanjutan Game Batman: Arkham Knight

Author

Konsep Seni Game Batman: Arkham Knight(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID Setelah bertahun-tahun tenggelam dalam bayang-bayang, konsep seni dari proyek game Batman yang dibatalkan yang dikenal sebagai Project Sabbath—kembali mencuat ke permukaan.

Proyek ini awalnya dirancang sebagai kelanjutan dari Batman: Arkham Knight, dan kabarnya digarap oleh Warner Bros. Games Montreal, pengembang di balik Batman: Arkham Origins.

Baca juga: Galaxy S25 Edge, Ponsel Keren Berkarakter ala "James Bond" dan "Batman"

Kilas Balik Project Sabbath: Damian Wayne Gantikan Bruce sebagai Batman

Kabar tentang keberadaan Project Sabbath pertama kali muncul sekitar tahun 2016.

Game ini direncanakan menampilkan Damian Wayne, anak dari Bruce Wayne, sebagai penerus Batman.

Dalam konsepnya, kamu akan melihat Gotham City dalam kondisi lebih suram dan runtuh, dengan karakter Bruce Wayne yang sudah menua dan berjenggot.

Konsep ini juga kabarnya akan mengadaptasi Nemesis System yang populer dari seri Middle-earth: Shadow of Mordor, memberikan dinamika musuh yang lebih kompleks dan personal.

Deretan Karakter yang Sempat Dirancang

Beberapa gambar konsep yang bocor di tahun 2019 dan 2021 memperlihatkan wujud awal dari Damian Wayne sebagai Batman, Bruce Wayne yang menua, hingga penampilan musuh seperti Gorilla Grodd.

Kini, gelombang konsep baru muncul dari mantan seniman karakter WB Games Montreal, Rodrigue Pralier.

Meski unggahan aslinya dihapus dari Artstation, gambar-gambar tersebut sudah beredar luas di media sosial.

Dalam bocoran tersebut, kamu bisa melihat sosok Damian Wayne, Bruce Wayne dengan tampilan berjenggot, serta karakter lain seperti Killer Croc dan The Huntress yang dirancang untuk game ini.

Dibatalkan demi Gotham Knights, Hasilnya Mengecewakan

Sayangnya, Project Sabbath dibatalkan dan WB Games Montreal memilih untuk mengembangkan Gotham Knights.

Namun, game tersebut justru menuai kritik dan kurang diminati oleh para penggemar.

Banyak yang menilai keputusan mengganti konsep Project Sabbath adalah kesalahan besar, mengingat potensi narasi dan gameplay yang lebih segar.

Setelah Gotham Knights, studio Rocksteady merilis Suicide Squad: Kill the Justice League di 2024, namun hasilnya juga tidak menggembirakan.

Bahkan, tahun tersebut dianggap sebagai tahun yang berat bagi Warner Bros. Games, di mana beberapa proyek besar seperti Harry Potter: Quidditch Champions dan kebangkitan MultiVersus pun gagal bersinar.

Restrukturisasi Warner Bros. Games dan Masa Depan Waralaba DC

Awal 2025 menjadi titik balik bagi Warner Bros. Games. Setelah mengalami gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), Presiden David Haddad mengundurkan diri.

Tidak lama kemudian, Warner Bros. mengumumkan pembatalan game Wonder Woman buatan Monolith Productions, sekaligus menutup beberapa studio termasuk Player First Games dan Warner Bros. Games San Diego.

Kini, Warner Bros. tengah melakukan perombakan besar-besaran dan berencana fokus pada waralaba utama seperti Mortal Kombat, Harry Potter, DC Comics, dan Game of Thrones.

Munculnya kembali konsep seni Project Sabbath membangkitkan nostalgia sekaligus rasa penasaran akan apa yang bisa terjadi jika proyek ini jadi dirilis.

Dengan fokus baru Warner Bros. terhadap franchise besar, semoga saja ada harapan buat kamu yang ingin melihat Damian Wayne tampil sebagai Batman di masa depan.

Baca juga: Rocksteady Kembali Garap Game Batman Baru dengan Fokus pada Mode Single Player

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU