INDOZONE.ID - Remedy Entertainment, pengembang di balik FBC: Firebreak, mendengar masukan dari para pemain “dengan jelas dan lantang”.
Lewat pernyataan terbarunya, Remedy mengaku sedang mengambil langkah cepat untuk memperbaiki berbagai aspek, terutama soal pengalaman bermain di jam-jam awal game.
Baca juga: Game Baru Xbox Game Pass Juni 2025: Dari FBC: Firebreak hingga Rematch dan Warcraft Remastered
Kritik Pedas, Respon Cepat
Sebagai game self-published pertama dari Remedy, FBC: Firebreak langsung jadi sorotan sejak rilis.
Meskipun ada sejumlah elemen yang diterima dengan baik, nyatanya masih banyak kekurangan yang dikeluhkan pemain di berbagai platform seperti Steam, Discord, dan media sosial lainnya.
Salah satu kritik terbesar datang dari bagian awal permainan yang dianggap kurang menyenangkan.
Remedy mengakui bahwa kurangnya panduan (onboarding) dan minimnya penjelasan soal sistem permainan bikin pemain bingung harus melakukan apa dalam misi (Jobs) dan bagaimana menyelesaikannya dengan efektif.
Senjata Awal Terlalu Lemah, Progress Lambat
Selain sistem tutorial yang minim, banyak pemain mengeluhkan bahwa senjata Tier 1 terasa lemah, sementara untuk membuka senjata yang lebih kuat seperti Tier 3 butuh grind yang cukup berat.
Remedy menyatakan bahwa mereka ingin kamu bisa merasakan keseruan lebih cepat, termasuk dalam hal mengakses senjata, tools, dan Perks yang lebih menarik.
Perubahan Besar Sedang Disiapkan
Melalui update terbaru, Remedy sedang fokus mempercepat progres awal permainan, memperbaiki tampilan antarmuka, serta membuat misi (Jobs) lebih mudah diakses.
Tujuannya? Supaya kamu bisa langsung menikmati inti keseruan yang ditawarkan Firebreak tanpa harus berlama-lama di fase membosankan.
Masalah "Grind" dan Sistem Ekonomi Game
Remedy juga menanggapi langsung keluhan pemain tentang progres yang terlalu lambat. Banyak pemain ingin mencoba berbagai kombinasi build, senjata kuat, dan Perk yang unik.
Namun saat ini, proses untuk mencapainya terlalu panjang.
Item ini biasanya berupa folder yang muncul di lapangan, namun tampilannya terlalu samar dan sering diabaikan. Akibatnya, pemain hanya mengumpulkan Lost Assets tiga kali lebih lambat dari yang diharapkan.
Yang lebih bikin frustrasi, Lost Assets hanya bisa didapat jika misi diselesaikan. Kalau kamu keluar dari misi di tengah jalan atau mengalami disconnect, maka kamu tidak mendapatkan apa-apa.
Remedy sedang mencari solusi untuk masalah ini, meski belum ada perubahan konkrit yang diumumkan.
Game ini punya konsep unik soal kerja dan misi, dan jelas kamu berhak mendapatkan pengalaman terbaik dari awal permainan.
Baca juga: Remedy Buka Pendaftaran Uji Coba FBC: Firebreak, Spin-Off Multiplayer dari Control
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net