The War of the Worlds Siberia menggambarkan invasi Mars di tahun 1896.
INDOZONE.ID - Sebagian besar game bertema alien sering berlatar masa depan, tetapi The War of the Worlds Siberia menghadirkan perspektif unik dengan menggambarkan invasi Mars di tahun 1896, melalui sudut pandang Kekaisaran Rusia.
Terinspirasi dari novel legendaris HG Wells, game ini membawa pemain menyelami cerita invasi antarplanet dengan latar sejarah yang memikat.
Sejak diperkenalkan pada akhir abad ke-19, The War of the Worlds karya Wells telah menjadi pionir dalam menggambarkan konflik antara manusia dan ras alien, mempengaruhi berbagai adaptasi di media, termasuk film dan serial TV.
Namun, dalam dunia video game, adaptasi terakhirnya hadir pada tahun 1999.
The War of the Worlds Siberia ingin mengubah itu, dengan memberikan pengalaman aksi-petualangan orang ketiga yang membawa kita kembali ke era tersebut.
Berlatar di Rusia tahun 1896, pemain akan mengikuti kisah para penyintas yang melarikan diri dari Petrograd ke wilayah timur Kekaisaran Rusia.
Alih-alih menjadi Open World, game ini menawarkan pengalaman linear dengan level yang dirancang secara detail.
Pertarungan dalam game ini mengusung mekanisme orang ketiga, dilengkapi berbagai senjata seperti senapan cap-lock dan Maxim, salah satu senapan mesin otomatis pertama dalam sejarah.
Selain itu, terdapat elemen stealth yang menjanjikan ketegangan ala adegan ruang bawah tanah dari adaptasi film War of the Worlds tahun 2005.
Gameplay-nya juga menampilkan "teka-teki spasial" yang harus dipecahkan, menambah dimensi strategi dalam petualangan.
Visual game ini tampak luar biasa, dengan model karakter yang realistis, lingkungan detail, dan animasi pertempuran yang terasa solid.
Baca Juga: Star Wars: Hunters Siap Tempur di PC Mulai 27 Januari 2025, Early Access Hadir di Steam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube