Ilustrasi karakter dari game Dota 2 (photo/Valve)
Dota 2 kini menjadi salah satu game buatan Valve yang sangat populer selain Half-Life, Team Fortress, dan juga Counter-Strike.
Sudah hadir sejak tahun 2013 lalu, tentu kini ada banyak perkembangan yang dihadirkan di Dota 2 sehingga game tersebut tetap seru untuk dimainkan.
Namun hal tersebut membuat Valve kini harus mengorbankan sejumlah pemain yang saat ini masih menggunakan perangkat dengan teknologi yang bisa dibilang sudah lawas.
Melalui blog resminya, Valve ke depannya bakal menghentikan dukungan game Dota 2 untuk para pemain yang menggunakan perangkat atau sistem operasi 32-bit. Selain itu dukungan untuk DirectX 9 hingga OpenGL juga akan dihentikan. Berikut ini penjelasan lebih rincinya:
Disebutkan perubahan tersebut dilakukan untuk membuat game Dota 2 dan engine Source 2 menjadi tetap fresh sehingga bisa menghadirkan fitur-fitur baru ke depannya.
Valve juga mengatakan bahwa perubahan ini hanya mempengaruhi sebagian kecil pengguna saja karena saat ini banyak pemain Dota 2 yang sudah mendukung teknologi terbaru yang dibutuhkan game tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: