Beberapa hari yang lalu pada saat Sony resmi mengungkap harga dan tanggal perilisan dari PS5, pihaknya pun langsung membuka tahap pre-order dari console tersebut di beberapa negara. Mereka juga bekerja sama dengan sejumlah retailer untuk menjual console barunya tersebut.
Namun ternyata pembukaan tahap pre-order ini cukup menimbulkan masalah. Diketahui bahwa ada banyak orang tidak dapat mengakses situs pre-order dari PlayStation 5 karena terlalu banyak orang yang mengakses situs tersebut secara bersamaan.
Alhasil banyak di antaranya yang menjadi malas dan kecewa karena pihak Sony disebut tidak siap untuk menampung seluruh gamers yang antusias membeli console barunya tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Sony pun akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf mereka kepada para fans terkait masalah tersebut. Sony pun berjanji akan memperbaiki masalah tersebut sehingga seluruh orang bisa melakukan pre-order.
Let’s be honest: PS5 preorders could have been a lot smoother. We truly apologize for that.
— PlayStation (@PlayStation) September 19, 2020
Over the next few days, we will release more PS5 consoles for preorder – retailers will share more details.
And more PS5s will be available through the end of the year. pic.twitter.com/h1TaGsGBun
"Jujur saja, pre-order PS5 seharusnya berjalan lebih mulus, kami sangat minta maaf untuk hal ini. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan merilis lebih banyak PS5 agar dapat di pre-order, retailer bakal memberi informasi lebih lanjut," ucap pihak Sony.
Disebutkan juga bahwa nantinya ketersediaan PS5 tersebut akan terus ada sampai penghujung tahun 2020 mendatang.
Sekedar informasi, PlayStation 5 sendiri rencananya bakal diluncurkan secara resmi pada tanggal 12 November 2020 mendatang di Amerika Serikat. PS5 sendiri dibanderol dengan harga US$399 untuk versi Digital Edition dan US$499 untuk versi biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: