Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 26 JUNI 2026 • 15:02 WIB

Bukan Cuma Jago Main Game, Generasi Muda Juga Perlu Melek Finansial di Era AI

Bukan Cuma Jago Main Game, Generasi Muda Juga Perlu Melek Finansial di Era AIIlustrasi esports. (Unsplash/ Florian Olivo)

INDOZONE.ID - Olahraga elektronik (eSports) terus berkembang menjadi salah satu cabang kompetisi yang diminati berbagai kalangan, khususnya generasi muda. 

Seiring meningkatnya popularitas tersebut, berbagai turnamen regional rutin digelar sebagai wadah bagi para pemain untuk mengasah kemampuan, membangun sportivitas, sekaligus menjaring talenta yang berpotensi bersaing di tingkat yang lebih tinggi. 

Salah satu kompetisi eSports tingkat daerah yang baru-baru ini berlangsung di Kabupaten Karanganyar mempertemukan para pemain Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang telah melalui proses seleksi dari berbagai wilayah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan Kapolda Jateng Cup E-Sport Competition 2026 merupakan wujud komitmen Polda Jawa Tengah untuk hadir dekat dengan anak muda, khususnya generasi digital, melalui ruang yang positif, kreatif, dan kompetitif. 

Baca juga: 12 Tim Lolos ke Grand Finals FFNS 2026 Fall di Yogyakarta, Vesakha dan Sriwijaya Esports Tersingkir

eSports bukan hanya soal permainan, tetapi juga sarana membangun disiplin, kerja sama tim, sportivitas, kemampuan strategi, serta mental juang generasi muda. 

"Kami berharap Kapolda Jateng Cup 2026 dapat menjadi momentum lahirnya talenta muda berprestasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kepedulian sosial," tandasnya, dalam keterangan resminya, Jumat (26/6).

Bukan Cuma Jago Main Game, Generasi Muda Juga Perlu Melek Finansial di Era AISuasana turnamen eSports. (Istimewa)

Di sela penyelenggaraan turnamen, turut digelar kegiatan literasi keuangan yang menyasar komunitas eSports dan generasi muda. 

Edukasi tersebut memanfaatkan tingginya antusiasme peserta untuk memperkenalkan pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini melalui pendekatan yang dekat dengan dunia digital.

Dalam kesempatan tersebut, dibahas juga besarnya keterkaitan antara komunitas eSports dan investor muda yang kini mendominasi pasar modal. 

Meski minat generasi muda terhadap investasi terus meningkat, masih terdapat tantangan berupa rendahnya tingkat literasi keuangan dibandingkan inklusi keuangan. 

Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong sebagian anak muda berinvestasi tanpa memahami risiko secara menyeluruh, termasuk karena dipengaruhi fenomena fear of missing out (FOMO).

Melalui keterlibatan di Kapolda Jateng Cup 2026, IPOT mendemokratisasikan fitur AI Trading canggih seperti LADI dan AI Real-Time Cockpit yang dahulu hanya diakses institusi global besar agar dapat digunakan gratis oleh seluruh investor ritel muda Indonesia. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Siaran Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bukan Cuma Jago Main Game, Generasi Muda Juga Perlu Melek Finansial di Era AI

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!