INDOZONE.ID - Roblox resmi meluncurkan Dewan Orang Tua Sedunia pertamanya, yang berisi orangtua dan wali dari 32 negara. Total ada 80 orangtua dengan latar belakang beragam, mulai dari psikologi, pendidikan, gaming, pengasuhan anak, sampai penegakan hukum.
Langkah ini jadi bukti kalau Roblox lebih serius lagi untuk mengajak orangtua ikut terlibat dalam mengawasi anak-anak ketika berada di dalam game.
Dewan Orangtua ini nantinya akan jadi penasihat penting untuk urusan produk, kebijakan, hingga kerja sama yang dijalankan Roblox ke depan.
Baca juga: Rekomendasi 5 Game PS2 Legendaris untuk Nostalgia Masa Kecil, Wajib Coba!
Mereka akan rutin bertemu setiap kuartal untuk sharing insight, memberikan masukan, dan menyuarakan sudut pandang keluarga dari berbagai belahan dunia. Bahkan setiap bulan juga ada sesi tanya-jawab khusus untuk bahas topik tertentu.
Menurut Elizabeth Milovidov selaku Global Head of Parental Advocacy Roblox, pembentukan dewan ini adalah bentuk komitmen nyata untuk benar-benar mendengarkan suara orangtua.
“Diluncurkannya Dewan Orang Tua Sedunia merupakan gambaran komitmen kami untuk bermitra dengan orang tua, termasuk mendengarkan dan belajar dari masing-masing individu. Dengan dukungan mereka, kami semakin dimampukan untuk menanggapi tantangan-tantangan yang dialami orangtua dengan lebih baik lagi dan kami tidak sabar untuk bersama-sama menciptakan pengalaman-pengalaman yang aman dan relevan untuk setiap keluarga, di mana pun mereka berada,” ujarnya.
Roblox ingin memastikan pengalaman digital anak-anak tetap kreatif, seru, dan pastinya juga aman.
Dengan bangganya, Indonesia juga memiliki perwakilan dalam forum tersebut. Annisa jadi salah satu anggota Dewan Orang Tua Sedunia.
Baca juga: 5 Item Roblox Paling Ikonik yang Jadi Incaran Pemain
Sebagai orang tua yang aktif mendampingi anaknya di dunia digital, ia melihat Roblox bisa jadi ruang untuk anak berkembang.
“Sebagai orang tua yang sering kali meluangkan Waktu dengan anak di dunia maya, saya melihat bagaimana platform seperti Roblox dapat menumbuhkan kreativitas, rasa ingin tahu, dan koneksi. Di saat yang sama, saya juga memahami pentingnya pendampingan dan keamanan untuk anak-anak pada saat bermain. Dewan ini sangat penting sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan digital di mana anak-anak bisa bermain, belajar, dan bereksplorasi sambil tetap merasa aman dan didukung. Sebagai orang tua, kami semua menginginkan platform ini menjadi lingkungan digital yang positif dan aman untuk anak-anak,” ungkap Annisa.
Tapi di sisi lain, pendampingan dan keamanan tetap jadi hal utama. Karena pada akhirnya, semua orangtua pasti ingin anaknya bisa bermain dan belajar dengan aman.
Karena terkesan dengan pendaftarnya yang banyak memiliki pengalaman mengesankan, Roblox juga meluncurkan program kedua bernama Parent Champions.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release