Warframe(Sumber:gamesradar.com)
INDOZONE.ID - Warframe adalah contoh langka bagaimana sebuah game live service bisa bertahan lebih dari satu dekade.
Bukan karena strategi aman atau dukungan raksasa industri, melainkan karena keberanian, keputusasaan, dan hubungan erat dengan komunitas pemainnya.
Baca juga: Daftar Arcane Baru Warframe The Old Peace dan Cara Mendapatkannya!
Sebelum Warframe, Digital Extremes hidup dari proyek kerja kontrak untuk publisher besar, mulai dari Unreal Tournament hingga BioShock 2 multiplayer, tanpa pernah benar-benar memiliki IP mereka sendiri.
Model ini membuat studio selalu berada dalam kondisi rapuh, karena setiap pembatalan proyek berarti ancaman PHK dan kemungkinan tutup total dalam hitungan bulan.
Ketika sebuah proyek besar dibatalkan pada 2012, Digital Extremes terpaksa melepas karyawan, dan Warframe lahir sebagai satu-satunya cara bertahan hidup.
Ide “sci-fi ninja” yang menjadi inti Warframe sebenarnya sudah lama ada, bahkan merupakan konsep awal Dark Sector yang dulu harus diubah demi mendapatkan publisher.
Kali ini, tanpa publisher yang mau mengambil risiko game free-to-play sci-fi, Digital Extremes memilih menerbitkan sendiri, meski banyak anggota tim saat itu memandang free-to-play sebagai sesuatu yang hampir tabu.
Alpha Warframe dikembangkan hanya dalam enam bulan, dengan rilis resmi menyusul lima bulan kemudian, menciptakan salah satu periode paling kacau dan menegangkan dalam sejarah studio.
Tanpa publisher, tim harus mengurus segalanya sendiri, mulai dari pengembangan game, sistem pembayaran online, hingga komunikasi langsung dengan pemain.
Meski kontennya masih minim di awal, Warframe sudah memiliki fondasi penting berupa movement cepat dan akrobatik, kombinasi senjata api dan melee, serta level prosedural yang mendukung replayability.
Yang paling krusial adalah Warframe itu sendiri, kostum biomekanik dengan kemampuan unik yang bisa dikustomisasi secara ekstrem melalui sistem mod.
Sistem ini membuat hampir tidak ada dua pemain yang benar-benar memiliki build identik, dan hingga kini Warframe telah memiliki puluhan karakter unik dan ratusan senjata.
Menurut CEO Steve Sinclair, justru ketiadaan publisher menjadi penyelamat Warframe, karena game ini diberi waktu untuk tumbuh tanpa tekanan profit instan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gamesradar