Danganronpa(Sumber:eurogamer.net)
INDOZONE.ID - Danganronpa kembali mencatat tonggak penting dalam sejarahnya setelah Spike Chunsoft mengumumkan bahwa seri visual novel eksentrik ini telah melampaui angka 10 juta kopi terjual di seluruh dunia.
Baca juga: Danganronpa 2×2: Herauman Terbaru, Demo Perdana Bocorkan Atmosfer Mencekam di Pulau Jabberwock
Danganronpa pertama kali dirilis pada tahun 2010 di PlayStation Portable, sebuah platform yang kala itu menjadi rumah bagi banyak visual novel niche dari Jepang.
Sejak debutnya, seri ini berkembang menjadi tiga entri utama, dua spin-off, dan kini tengah bersiap menyambut game baru berjudul Danganronpa 2x2 yang dijadwalkan rilis tahun depan.
Danganronpa kerap digambarkan sebagai perpaduan antara battle royale dan Ace Attorney, sebuah deskripsi yang terdengar absurd namun sangat akurat.
Kamu berperan sebagai siswa SMA yang terjebak di lingkungan tertutup dan dipaksa saling membunuh oleh maskot beruang bernama Monokuma, sosok manipulatif yang gemar berpidato panjang tentang keputusasaan.
Alih-alih aksi cepat, inti permainan Danganronpa terletak pada investigasi, dialog intens, dan persidangan kelas yang memadukan debat logika dengan mekanik menembak pernyataan lawan.
Kombinasi antara membaca, berpikir kritis, dan menekan argumen lawan inilah yang membuat pengalaman bermainnya terasa berbeda dari visual novel pada umumnya.
Salah satu kekuatan terbesar Danganronpa adalah caranya mengutak-atik rasa aman pemain terhadap karakter lain yang tampak ramah dan familier.
Game ini terus-menerus menantang asumsi bahwa orang-orang terdekatmu bisa dipercaya, terutama ketika sistem dan figur otoritas justru menjadi sumber ketakutan.
Di balik visual penuh warna dan karakter bergaya anime, Danganronpa menyimpan kritik tajam terhadap konsep utopia, hierarki sosial, dan kepatuhan buta terhadap aturan.
Seri ini menggambarkan bagaimana arketipe karakter secara perlahan dilucuti, dibongkar, dan dipaksa menghadapi sisi tergelap diri mereka sendiri.
Meski sering dianggap sekadar “aneh”, Danganronpa justru dipuji karena kualitas penulisannya yang solid dan penuh lapisan makna.
Dialog tajam, monolog filosofis, dan twist cerita yang kejam membuat pengalaman bermainnya melekat lama di ingatan pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer