Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 DESEMBER 2025 • 16:45 WIB

JRPG Trails Kembali ke Remake Setelah 21 Tahun karena Basis Pemain Menyusut

JRPG Trails Kembali ke Remake Setelah 21 Tahun karena Basis Pemain MenyusutJRPG(Sumber:gamesradar.com)

INDOZONE.ID - Seri JRPG Trails yang telah berjalan selama lebih dari 21 tahun kini memilih untuk kembali ke jalur remake, karena pengembang menilai basis pemainnya terus menyusut dan tim pengembang membutuhkan jeda sebelum melangkah ke akhir cerita besar yang telah lama dibangun.

Baca juga: Persona dan Metaphor: ReFantazio, Apa Maksud Ambisi JRPG 3.0 untuk Masa Depan Persona 6?

Seri Panjang yang Semakin Sulit Diikuti Pemain Baru

Selama dua dekade lebih, Trails dikenal sebagai seri dengan cerita saling terhubung antar game, karakter, dan wilayah, yang membuat pengalaman bermainnya sangat kaya tetapi juga semakin sulit diikuti oleh pemain baru.

Seiring waktu, kompleksitas narasi ini justru menjadi penghalang, karena pemain yang tertinggal satu atau dua judul akan merasa kesulitan untuk kembali masuk ke dalam alur cerita yang terus berkembang.

Remake Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Minat

Setelah merilis Trails in the Sky 1st Chapter versi remake tahun ini dan mengumumkan Trails in the Sky 2nd Chapter yang akan hadir tahun depan, Falcom menjelaskan bahwa langkah ini bukan sekadar nostalgia.

Remake diposisikan sebagai pintu masuk ulang, baik bagi pemain lama yang sudah lama meninggalkan seri ini, maupun pemain baru yang ingin memahami fondasi cerita sebelum menuju klimaks besar Trails.

Pengakuan Terbuka dari Presiden Nihon Falcom

Dalam sesi tanya jawab dengan pemegang saham, presiden Nihon Falcom Toshihiro Kondo secara jujur mengakui bahwa basis pemain Trails memang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut bahwa jumlah pemain yang aktif terus berkurang, sementara tim pengembang juga membutuhkan waktu untuk bernapas setelah bertahun-tahun mengerjakan seri dengan skala narasi yang sangat panjang.

Faktor Platform Ikut Berperan

Kondo juga menyinggung perubahan pasar konsol di Jepang sebagai salah satu penyebab melemahnya penjualan, karena Trails sebelumnya sangat bergantung pada rilis awal eksklusif PlayStation.

Dengan dominasi Nintendo yang semakin kuat di Jepang, Falcom akhirnya memutuskan untuk merilis remake Trails in the Sky di berbagai platform seperti PlayStation, Switch, Switch 2, dan PC agar jangkauannya lebih luas.

Strategi Menjelang Akhir Cerita Besar Trails

Alih-alih memaksakan kelanjutan cerita utama, Falcom memilih untuk berhenti sejenak dan memastikan fondasi seri ini dapat diakses oleh sebanyak mungkin pemain sebelum menuju penutup yang dijanjikan.

Pendekatan ini diharapkan bisa menyatukan kembali komunitas lama sekaligus membangun generasi penggemar baru yang siap mengikuti akhir perjalanan panjang Trails.

Remake sebagai Jeda yang Disengaja

Bagi tim pengembang, remake bukan hanya alat pemasaran, tetapi juga kesempatan untuk menyempurnakan kembali karya lama dengan teknologi modern tanpa tekanan untuk terus mendorong cerita ke depan.

Dengan begitu, Falcom bisa menjaga kualitas sekaligus memulihkan stamina kreatif tim sebelum menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah seri ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gamesradar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

JRPG Trails Kembali ke Remake Setelah 21 Tahun karena Basis Pemain Menyusut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!