Arthur Morgan, protagonis dari game RDR2 (Game Rant)
INDOZONE.ID - Dalam banyak narasi video game, garis antara pahlawan dan penjahat memang seringkali kabur serta sulit ditebak.
Beberapa protagonis, meskipun didorong oleh tujuan yang mulia, melakukan tindakan yang begitu kejam, egois, atau destruktif sehingga mereka seolah-olah ditakdirkan untuk menjadi penjahat utama.
Berikut adalah tujuh karakter protagonis yang tindakannya seringkali membuat kita bertanya, apakah mereka benar-benar pahlawan, atau justru antagonis sejati dalam cerita mereka sendiri?
Baca juga: Realme 16 Pro & Pro Plus Rilis di India 6 Januari: Berikut Bocoran Spesifikasi Unggulan
Dalam trilogi Yunani, Kratos secara literal menghancurkan seluruh Panteon dewa Yunani dan pada akhirnya, menyebabkan bencana bagi umat manusia.
Tindakannya hampir selalu didorong oleh amarah buta dan balas dendam pribadi, bukan keinginan untuk menyelamatkan dunia.
Arthur Morgan, protagonis dari game RDR2 (Game Rant)
Selama bertahun-tahun, Arthur adalah pelaku kriminal, perampok, pemeras, dan pembunuh yang setia. Ia merusak kehidupan banyak orang tak bersalah demi keuntungan gengnya.
Meskipun ia berusaha berbuat baik, sebagian besar game dihabiskan untuk melakukan tindakan keji yang membuat hidupnya sendiri berakhir tragis. Jika cerita berfokus pada korbannya, Arthur jelas adalah teroris yang harus dihentikan.
Baca juga: Garmin Fenix 8 Pro Dapatkan Beberapa Perbaikan Melalui Beta Version 20.23
Karakter protagonis dalam game The Last of Us, Joel Miller. (Dok. Istimewa)
Di akhir game pertama, Joel memilih untuk menyelamatkan Ellie, yang baginya sudah seperti putrinya dengan cara membunuh seluruh Fireflies dan menghancurkan harapan terakhir umat manusia untuk mendapatkan vaksin.
Tindakannya menunjukkan bahwa kasih sayang pribadinya lebih berharga daripada keselamatan seluruh dunia. Keputusan ini sering diperdebatkan sebagai tindakan antagonis paling egois dalam sejarah gaming.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Game Rent