PlayStation 2(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - PlayStation 2 bukan sekadar konsol legendaris dengan penjualan fantastis, ia adalah simbol dari masa ketika bermain game terasa seperti menjelajah dunia penuh misteri.
Kini, saat PS2 memasuki usia 25 tahun, banyak pemain lama kembali mengenang era ketika sebuah game bisa mengejutkan kamu hanya dari tampilan kotaknya saja.
Baca juga: Setelah 2 Tahun, Vampire Survivors Bakal Hadir di PlayStation
Saat PS2 dirilis pada tahun 2000, dunia internet belum secepat dan sesibuk sekarang.
Kamu mungkin pernah merasakan masa di mana memakai internet artinya memonopoli saluran telepon rumah, atau membuka situs game yang tampilannya sederhana dan memuat dengan lambat.
Tidak ada YouTube, tidak ada walkthrough lengkap, tidak ada analisis satu jam sebelum game rilis.
Kamu memilih game berdasarkan majalah, rekomendasi teman, atau sekadar insting saat melihat sampulnya.
Setiap keputusan terasa seperti petualangan, karena informasi tidak datang dari satu feed besar yang terus mendorong konten ke hadapanmu.
Jika kamu tumbuh besar di era PS2, mungkin kamu masih ingat betapa menyenangkannya pergi ke toko game hanya untuk melihat apa yang baru datang.
Tanpa katalog digital, tanpa notifikasi, tanpa bocoran gameplay, semuanya benar-benar misteri.
Kamu bisa menemukan game yang belum pernah kamu dengar sebelumnya dan justru itu yang membuatnya spesial.
Game-game aneh namun memikat seperti Gregory Horror Show, Sky Odyssey, atau Mr Moskeeto menjadi harta karun kecil yang kamu temukan tanpa ekspektasi.
Sensasi itu sulit ditemukan lagi sekarang, ketika hampir semua game dibedah habis-habisan sebelum rilis.
Saat ini, segala hal di dunia game disajikan dalam bentuk trailer, analisis, leak, hingga potongan gameplay panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net