Sega Akui Penjualan Game Menurun(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Sega akhirnya mengakui salah satu faktor yang membuat penjualan beberapa game mereka tidak sesuai ekspektasi: banyak pemain memilih menunggu versi definitive edition sebelum membeli.
Fenomena ini semakin terasa terutama untuk game-game garapan Atlus, yang memang dikenal sering merilis versi lengkap setelah rilis awal.
Baca juga: 'Shinobi: Art of Vengeance', Sega Classic Kembali dengan Sentuhan Pixel-Perfect dari Lizardcube
Dalam sesi tanya jawab dengan pemegang saham setelah laporan keuangan terbaru, Sega menjelaskan bahwa penurunan penjualan game katalog dan fluktuasi pendapatan bisa berasal dari beberapa faktor:
Sega juga mengakui bahwa strategi pemasaran mereka mungkin kurang efektif dalam menjelaskan daya tarik game di hari pertama rilis.
Meski Sega tidak menyebut judul tertentu, pola ini mengarah kuat ke game Atlus.
RPG buatan mereka sering mendapat versi update yang jauh lebih lengkap:
Dengan sejarah seperti ini, wajar jika sebagian pemain memilih menunggu, siapa tahu versi upgrade-nya hadir beberapa tahun kemudian.
Metaphor: ReFantazio yang rilis tahun lalu sukses besar di hari pertama, menembus 1 juta kopi dan menjadi game Atlus dengan penjualan tercepat. Namun setelah itu, penjualannya terlihat stagnan, total baru mencapai 2 juta unit pada Juli tahun ini.
Ini membuka pertanyaan: apakah sebagian pemain menunda membeli karena menduga akan ada versi lanjutan seperti yang terjadi pada Persona dan SMT sebelumnya?
Hingga kini Atlus belum mengonfirmasi apakah Metaphor akan punya versi upgrade, tetapi sejarah Atlus membuat banyak fans berspekulasi.
Sementara itu, Katsura Hashino, otak di balik Persona dan Metaphor mengatakan ingin menciptakan JRPG 3.0, sebuah langkah evolusi berikutnya untuk genre RPG Jepang.
Pernyataannya ini memicu spekulasi menjelang kemungkinan pengumuman Persona 6. Pengakuan Sega ini menyoroti perubahan perilaku pemain yang semakin cerdas dan berhati-hati.
Ketika penerbit memiliki reputasi merilis versi lengkap berisi konten tambahan, banyak pemain lebih memilih menunggu daripada membeli di hari pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net