Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 20:55 WIB

Siapa Sebenarnya yang Butuh Halo: Campaign Evolved? Ketika Remake dari Remake Bikin Fans Bingung

 Siapa Sebenarnya yang Butuh Halo: Campaign Evolved? Ketika Remake dari Remake Bikin Fans BingungSiapa Sebenarnya yang Butuh Halo(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Setelah perilisan Halo: Campaign Evolved, yang disebut sebagai “remake modern dari kampanye Halo: Combat Evolved”, banyak penggemar mulai bertanya-tanya — untuk siapa sebenarnya game ini dibuat? Bahkan beberapa pengembang asli Halo pun punya pandangan yang saling bertentangan.

Baca juga: Halo Akhirnya Hadir di PlayStation 5 Lewat Remake Campaign Evolved

Nostalgia yang Tak Mudah Digantikan

Bagi banyak penggemar lama, Halo bukan sekadar game FPS  tapi sebuah pengalaman emosional dan nostalgia yang kuat.

Sama seperti banyak pemain lainnya, mungkin kamu juga punya kenangan pertama kali memainkan Halo di konsol Xbox, terpukau oleh gameplay, dunia futuristik, dan aksi heroik Master Chief. Namun, pesona itu kini terasa berubah.

Saat Microsoft mengumumkan Halo: Campaign Evolved sebagai “remake penuh dari kampanye klasik Halo: Combat Evolved” dengan Unreal Engine 5, banyak yang langsung merasa ragu.

Apalagi, sebelumnya kita sudah punya versi remaster melalui Master Chief Collection. Jadi, muncul pertanyaan besar: apakah remake ini benar-benar perlu, atau sekadar cara baru untuk menarik perhatian pemain PlayStation setelah pengumuman perilisan lintas platform?

Remake yang Mengubah Esensi Gameplay

Dalam versi klasiknya, Halo: Combat Evolved dikenal karena desain level yang cerdas dan penuh strategi. Setiap pertempuran mendorong pemain untuk berpikir cepat dan mengatur sumber daya dengan hati-hati.

Salah langkah sedikit saja, dan kamu bisa terkepung tanpa amunisi melawan pasukan Elite atau Hunter. Namun, remake ini tampaknya mengubah keseimbangan desain itu.

Salah satu desainer level orisinal Halo, Jaime Griesemer, mengungkapkan kekecewaannya melalui X (Twitter).

Ia menyebut bahwa remake ini mengabaikan detail penting dalam desain level klasik, termasuk bagian di mana pemain tidak seharusnya bisa melewati batu dengan kendaraan Warthog.

“Aku sengaja menaruh batu di sana supaya pemain harus bertarung dengan berjalan kaki. Tapi di remake ini, kamu bisa menabrak kotak dan tetap lewat. Itu merusak pengalaman bermain,” ujar Griesemer.

Ia juga menambahkan bahwa perubahan seperti kecepatan reload, hilangnya health pack, dan penghapusan damage akibat jatuh membuat gameplay terasa “lebih halus tapi kurang menarik”.

Dua Pandangan yang Bertolak Belakang

Meski Griesemer menilai remake ini justru “merusak kesempurnaan desain orisinalnya”, Marcus Lehto, salah satu pencipta dunia Halo dan desainer Master Chief, punya pendapat berbeda.

Lehto mengatakan bahwa ia terkesan dengan visual dan atmosfer yang dibangun ulang dalam Campaign Evolved, menyebutnya “versi yang lebih indah dari apa yang dulu ia bayangkan pada tahun 2001”.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Siapa Sebenarnya yang Butuh Halo: Campaign Evolved? Ketika Remake dari Remake Bikin Fans Bingung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!