Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 13:50 WIB

Roblox Steal A Brainrot Gugat Game Tiruan di Fortnite Creative, Tuduh Langgar Hak Cipta

Roblox Steal A Brainrot Gugat Game Tiruan di Fortnite Creative, Tuduh Langgar Hak CiptaRoblox “Steal A Brainrot” Gugat Game Tiruan di Fortnite Creative(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Dunia game kembali dihebohkan oleh kasus hukum antara dua raksasa platform kreatif.

Spyder Games, developer di balik game viral Roblox berjudul Steal A Brainrot, resmi menggugat kreator Fortnite Creative yang diduga meniru karya mereka lewat game bertajuk Stealing Brainrots.

Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan California minggu lalu, Spyder menuduh game di Fortnite tersebut menyalin elemen artistik, desain objek, dan mekanik permainan milik Steal A Brainrot tanpa izin.

Baca juga: Roblox dan Fortnite Down! Gangguan AWS Buat Banyak Game Populer Ikut Tumbang

Tuduhan: Menyalin Secara Sadar dan Sengaja

Spyder Games mengklaim bahwa sejak rilis pada Mei 2025, Steal A Brainrot telah dimainkan hampir enam miliar kali, dengan puncak hingga 20 juta pemain aktif secara bersamaan.

Game ini bahkan secara konsisten berada di tiga besar game terpopuler Roblox.

Sementara itu, Stealing Brainrots buatan Thomas Van Der Voort baru muncul di Fortnite Creative pada Juli 2025, dua bulan setelah versi orisinalnya mendunia.

Dalam dokumen hukum, Spyder menegaskan bahwa kesamaan kedua game tersebut tidak bisa dianggap kebetulan.

Mereka menuduh Van Der Voort dengan sengaja menyalin pilihan kreatif dan desain unik dari Steal A Brainrot untuk mendapatkan keuntungan cepat dari popularitas game aslinya.

“Kesamaan antara kedua game bukan karena berada di genre yang sama, melainkan hasil dari keputusan sadar untuk meniru desain dan elemen khas yang sudah kami ciptakan,” tulis pihak Spyder dalam gugatan.

Tuntutan Ganti Rugi dan Larangan Permanen

Spyder Games kini meminta pengadilan untuk:

  • Menghentikan seluruh aktivitas game tiruan tersebut.
  • Mengembalikan kerugian finansial akibat pelanggaran hak cipta.
  • Memberikan ganti rugi aktual dan hukuman tambahan (punitive damages).
  • Membayar biaya pengacara.
  • Menetapkan larangan permanen agar Van Der Voort tidak lagi menggunakan elemen dari Steal A Brainrot.

Selain itu, Spyder juga meminta agar semua keuntungan yang dihasilkan dari game tiruan diserahkan kepada pihaknya.

Game Tiruan Lain yang Legal

Menariknya, ada juga game lain berjudul Steal The Brainrot di platform Epic Games (Fortnite) yang mirip dengan game Spyder, namun resmi berlisensi. Karena itu, versi ini tidak termasuk dalam gugatan hukum tersebut.

Spyder menegaskan bahwa mereka tidak menentang adaptasi atau kerja sama lintas platform, asalkan dilakukan dengan izin resmi dan pembagian hak cipta yang adil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Roblox Steal A Brainrot Gugat Game Tiruan di Fortnite Creative, Tuduh Langgar Hak Cipta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!