INDOZONE.ID - Nama Dean Hall mungkin sudah tidak asing bagi kamu yang mengikuti dunia game survival.
Sosok di balik kesuksesan DayZ ini kini kembali jadi sorotan, bukan karena gaya hidup mewahnya seperti dulu, tapi karena tekadnya untuk menyelamatkan studio yang hampir tenggelam: RocketWerkz.
Baca juga: Daftar Game Gratis PS Plus Agustus 2025: 'Lies of P' dan 'DayZ' Jadi Sorotan
Beberapa tahun lalu, Dean Hall dikenal sebagai pengembang game sukses yang hidup glamor.
Ia membeli Lamborghini Aventador, membagikan foto tubuh atletisnya di media sosial, dan menampilkan citra sebagai pengembang “tak tersentuh”.
Namun, semua itu berubah drastis setelah perjalanannya membangun studio RocketWerkz tak berjalan sesuai rencana.
Kini, Hall mengaku sudah jauh berubah.
Ia bukan lagi sosok flamboyan di Instagram, melainkan seorang pekerja keras yang sepenuhnya fokus membuat game berkualitas.
Dalam wawancara terbarunya, Hall berkata jujur, “Game development adalah obsesiku. Bukan hal yang sehat, tapi aku merasa terlahir untuk ini.”
Game survival bertajuk Icarus menjadi pusat perjalanan terbaru Hall.
Setelah diluncurkan di PC pada 2021, game ini sempat menarik banyak pemain, hingga 50.000 pengguna aktif di awal.
Namun masalah muncul tak lama setelahnya: performa buruk, bug, dan berbagai isu desain membuat reputasi game itu terpuruk.
Alih-alih menyerah, Hall berjanji untuk memperbaiki Icarus dengan update mingguan tanpa henti.
Ia tahu studio RocketWerkz sedang berada di ujung tanduk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net