Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 16:00 WIB

Bukan Cuma Gagal, Technical Director Sebut Tes Beta Arc Raiders Sebagai Eksperimen Sukses

Bukan Cuma Gagal, Technical Director Sebut Tes Beta Arc Raiders Sebagai Eksperimen SuksesArc Raiders vs Marathon(Sumber:X/Eurogamer) 

INDOZONE.ID - Dunia game tembak-menembak kembali memanas! Kali ini datang dari dua judul yang sempat jadi perbincangan hangat, Arc Raiders dan Marathon.

Meski awalnya bersaing ketat, rupanya tes beta Marathon yang sempat menuai kritik justru menjadi pelajaran berharga bagi tim pengembang Arc Raiders.

Menurut Virgil Watkins, Technical Director di Embark Studios, waktu perilisan tes beta kedua game tersebut yang hampir bersamaan ternyata memberi mereka kesempatan untuk melakukan “A/B test” alami yang sangat berguna bagi pengembangan Arc Raiders.

Baca juga: Call of Duty: Black Ops 7 vs Battlefield 6: Siapa yang Akan Jadi Raja FPS Tahun Ini?

Tes Beta Marathon Jadi “Eksperimen A/B” Tak Terduga

Dalam wawancara dengan PC Gamer, Watkins menjelaskan bahwa kebetulan Arc Raiders dan Marathon mengadakan sesi tes tertutup di waktu yang hampir bersamaan pada April lalu.

“Itu benar-benar kebetulan. Tidak ada di antara kami yang tahu kalau mereka juga akan melakukan tes pada waktu itu. Tapi, itu justru jadi A/B test yang sangat bagus buat kami  karena kami bisa melihat keputusan desain yang mereka ambil dan membandingkannya dengan pilihan kami sendiri," kata Watkins.

Menurutnya, momen tersebut membuat tim Arc Raiders bisa melihat bagaimana perbedaan pendekatan antar kedua game berpengaruh terhadap pengalaman pemain.

Arc Raiders Terbang Tinggi, Marathon Masih Tersandung

Kini, nasib kedua game tersebut tampak semakin jauh berbeda.

Arc Raiders, yang baru saja mengadakan open beta server slam terakhir menjelang perilisan resminya pada 30 Oktober 2025, berhasil menarik hampir 100.000 pemain aktif secara bersamaan hanya dalam beberapa jam pertama di PC.

Angka tersebut menandakan antusiasme tinggi dari komunitas gamer terhadap game garapan Embark Studios itu.

Sebaliknya, Marathon besutan Bungie justru mengalami masa sulit.

Setelah tes publik pertamanya, banyak pemain mengeluhkan sejumlah keputusan desain, seperti tidak adanya mode solo queue atau fitur proximity chat, yang dianggap mengurangi interaksi dan keseruan dalam permainan.

Masalah semakin pelik setelah Marathon terjerat dugaan plagiarisme visual, di mana beberapa aset desainnya disebut-sebut meniru karya seniman independen.

Marathon Ditunda, Arc Raiders Siap Rilis

Akibat berbagai masalah itu, Marathon akhirnya ditunda dari jadwal rilis awal September.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bukan Cuma Gagal, Technical Director Sebut Tes Beta Arc Raiders Sebagai Eksperimen Sukses

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!