Evo France 2025(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Turnamen Evo France 2025 akhirnya digelar di Nice, Prancis, menandai langkah besar bagi ekspansi global ajang fighting game paling bergengsi di dunia.
Setelah bertahun-tahun dinanti para penggemar, event perdana ini menjadi momen bersejarah yang membuka babak baru dalam dunia kompetisi game pertarungan meskipun diselimuti sedikit kekhawatiran soal kepemilikan baru.
Bagi kamu yang belum tahu, Evo (Evolution Championship Series) merupakan turnamen fighting game terbesar dan tertua di dunia.
Dimulai sejak tahun 1996 dengan nama Battle by the Bay, ajang ini kini menjadi ikon dalam dunia eSports.
Biasanya digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, Evo Vegas telah berkembang menjadi event raksasa yang memadukan kompetisi, konvensi, dan pameran industri game.
Namun tahun ini, untuk pertama kalinya, Evo hadir di Eropa dan Nice menjadi saksi sejarahnya.
Berjalan di Palais des Expositions, Evo France menawarkan pengalaman yang unik: perpaduan antara semangat klasik Evo dengan sentuhan modern.
Ada booth developer besar, panggung megah, serta deretan merchandise yang membuat pengunjung merasa seperti berada di rumah sendiri meski di benua yang berbeda.
Suasana di Evo France benar-benar berbeda.
Sorakan penonton, semangat para pemain, dan keragaman budaya membuat atmosfer terasa begitu hidup.
Pengunjung datang dari seluruh penjuru Eropa mulai dari Prancis, Inggris, hingga Irlandia.
Bahkan ada peserta dari Afrika yang akhirnya bisa merasakan turnamen Evo secara langsung untuk pertama kalinya.
Salah satu momen membanggakan datang dari pemain Fergus asal Irlandia, yang berhasil finis di posisi ketiga untuk turnamen Tekken 8.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net