Funcom Umumkan PHK Setelah Kesuksesan Besar Dune(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari Funcom, pengembang di balik MMO survival ambisius Dune: Awakening.
Meski game tersebut baru saja mencatat perilisan terbesar dalam sejarah studio, Funcom mengumumkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan sebagai bagian dari restrukturisasi internal.
Baca juga: Dune: Awakening Gagal Update, Funcom Janji Ganti Kendaraan dan Item yang Hilang
Dalam pernyataan resminya kepada GamesIndustry.biz, Funcom menyebut langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan fokus studio ke arah pengembangan konten baru, fitur tambahan, serta persiapan perilisan konsol besar tahun depan.
Sayangnya, upaya restrukturisasi ini membuat beberapa karyawan harus dilepas.
Pihak studio menyampaikan:
"Transisi dari tahap pengembangan menuju live service jangka panjang, sekaligus membangun rilis konsol utama tahun depan, memaksa kami untuk menata ulang tim dan memusatkan sumber daya. Dengan berat hati, ini berarti kami harus berpisah dengan rekan-rekan berharga kami."
Funcom menegaskan bahwa mereka sedang berusaha memberikan dukungan serta peluang baru bagi staf yang terkena dampak.
Namun, jumlah pasti karyawan yang terdampak masih belum diumumkan.
Pihak studio juga meminta pengertian publik karena mereka tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama proses ini berjalan.
Ironisnya, keputusan ini datang tidak lama setelah Dune: Awakening mencatat kesuksesan besar.
Pada masa peluncuran, game ini berhasil meraih 190.000 pemain bersamaan di Steam, dengan sekitar 100.000 di antaranya membeli versi akses prioritas yang lebih mahal.
Walau jumlah pemain harian saat ini stabil di angka 20.000 concurrent players, Funcom tetap berkomitmen memberikan update berkala.
Bahkan, pembaruan gratis pertama sudah dirilis belum lama ini.
Namun, pencapaian tersebut ternyata tidak cukup untuk mencegah terjadinya gelombang PHK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net