Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 OKTOBER 2025 • 19:00 WIB

Setelah Akuisisi Rp852 Triliun, Akankah BioWare Masih Jadi Diri Sendiri?

Setelah Akuisisi Rp852 Triliun, Akankah BioWare Masih Jadi Diri Sendiri?Masa Depan BioWare di Bawah EA Dipertanyakan(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Akuisisi besar-besaran Electronic Arts (EA) senilai USD55 miliar atau Rp852 Triliun kembali mengguncang industri game global.

Konsorsium investor yang terdiri dari Saudi Arabia’s Public Investment Fund, Silver Lake, dan Affinity Partners kini memegang kendali penuh atas perusahaan raksasa tersebut.

Dari total nilai akuisisi, sekitar USD36 miliar atau Rp558 triliun berasal dari ekuitas, sementara USD20 miliar atau Rp310 triliun, sisanya berupa utang JPMorgan yang harus segera ditutup.

Perubahan besar ini memunculkan spekulasi mengenai masa depan studio-studio milik EA, termasuk BioWare, pengembang RPG ternama di balik seri Dragon Age dan Mass Effect.

Baca juga: Anthem: Ketika BioWare Sempat Membuat Dunia Game Terpesona

Mark Darrah: BioWare Bisa Jadi Dijual

Mark Darrah, veteran BioWare sekaligus produser seri Dragon Age, melalui kanal YouTube-nya mengungkapkan kekhawatirannya.

Menurutnya, dengan beban utang yang sangat besar, EA bisa saja menjual studio atau IP tertentu untuk menutup kewajiban finansialnya.

"EA memiliki banyak IP lama yang saat ini dibiarkan begitu saja," katanya. 

Struktur baru ini mungkin tidak akan bersemangat untuk menghidupkan kembali IP-IP tersebut.

"Lebih mungkin mereka menjual aset atau bahkan studio secara penuh demi mendapatkan dana segar," ujar Darrah.

Ia menambahkan bahwa EA Sports kemungkinan besar akan dipertahankan utuh karena menjadi mesin uang utama perusahaan.

Namun, divisi EA Entertainment, yang membawahi game RPG dan naratif seperti milik BioWare, bisa jadi berada dalam posisi rawan dijual.

Risiko Perubahan Arah Politik dan Identitas Studio

Darrah juga menyoroti tantangan yang lebih besar, terutama soal identitas BioWare.

Studio ini dikenal dengan cerita RPG yang kental dengan nuansa progresif, mulai dari representasi karakter hingga pesan sosial dalam narasinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Setelah Akuisisi Rp852 Triliun, Akankah BioWare Masih Jadi Diri Sendiri?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!