Dawn of War 4(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar besar datang untuk para pecinta strategi real-time.
Warhammer 40,000: Dawn of War IV akhirnya resmi diperkenalkan, kali ini bukan oleh Relic Entertainment, melainkan oleh King Art Games, studio asal Bremen, Jerman, yang sebelumnya dikenal lewat Iron Harvest.
Meski awalnya mengejutkan, keputusan ini ternyata membawa angin segar.
King Art berhasil menggabungkan esensi Dawn of War pertama dengan sentuhan modern, menghadirkan kembali elemen klasik seperti base-building, peta RTS tradisional, hingga requisition points.
Baca juga: Warhammer 40K: Dawn of War 4 Diumumkan, Hadir Tahun Depan dari Developer Baru
Perjalanan King Art menuju proyek besar ini bermula secara tidak terduga.
Saat mengerjakan Iron Harvest, tim sering membagikan proses pengembangan secara terbuka melalui Kickstarter.
Dari sanalah Games Workshop tertarik dan menanyakan: “Kalau kamu yang buat Dawn of War 4, bakal seperti apa?”
Awalnya tim hanya membuat presentasi untuk mencoba peruntungan, tapi setelah beberapa diskusi dengan Deep Silver, keputusan final pun diambil: Dawn of War resmi berpindah tangan dari Relic ke King Art Games.
Bagi tim pengembang, menggarap Dawn of War adalah kehormatan sekaligus tantangan besar.
Seperti yang diungkapkan Elliott Verbiest, Senior Game Designer, “Kami tahu sedang mencoba mengisi sepatu yang sangat besar.
Relic telah banyak memberi kontribusi, bukan hanya pada Dawn of War tapi juga seluruh genre RTS.”
Alih-alih mengikuti formula DoW 2 atau DoW 3, King Art memilih kembali ke akar Dawn of War 1.
Mereka ingin menciptakan pengalaman besar dengan pertempuran masif, ekonomi, dan riset, namun tetap disesuaikan dengan ekspektasi gamer modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net