Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 AGUSTUS 2025 • 16:35 WIB

Sword of the Sea: Keindahan Visual yang Disebut Katedral Api dalam Dunia Video Game

Sword of the Sea: Keindahan Visual yang Disebut Katedral Api dalam Dunia Video GameSword of the Sea(Suumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Apakah kamu masih ingat pertama kali melihat pemandangan luas Liurnia of the Lakes di Elden Ring? Bagi banyak gamer, momen itu menjadi titik ketika mereka benar-benar merasakan skala epik dunia buatan FromSoftware.

Dan kini pengalaman serupa muncul kembali lewat Sword of the Sea, game terbaru garapan studio Giant Squid milik Matt Nava, sosok di balik karya legendaris Journey.

Dalam Journey, kamu diajak menyusuri gurun emas dengan nuansa penuh seni.

Kemudian Nava membawa imajinasi itu ke lautan dalam Abzû dan hutan mistis lewat The Pathless.

Kini, melalui Sword of the Sea, ia kembali mengeksplorasi lanskap gurun, tetapi dengan sentuhan baru yang lebih hidup.

Gurun yang kamu jelajahi seolah bergerak seperti samudra, sementara kamu meluncur di atas hoverboard, melakukan trik udara dari setiap ombak pasir yang beriak.

Baca juga:  Sword of the Sea Curi Perhatian, Berpetualang Seru Main Skateboard, Surfing, dan Zelda

Menghidupkan Konsep "Katedral Api" dalam Game

Penulis Steven Poole pernah menyebut video game sebagai cathedrals of fire, katedral api yang dibangun dari cahaya tak berwujud, memancarkan rasa takjub pada pemainnya.

Dan istilah itu sangat pas menggambarkan Sword of the Sea.

Dengan lanskap luas penuh pasir berkilau, rantai logam raksasa untuk digrind, hingga bangunan kuno tempat papanmu beradu menghasilkan suara khas, game ini adalah perpaduan antara keindahan visual dan sensasi kecepatan.

Bagi Nava, keajaiban ini sama seperti saat ia berseluncur di pegunungan bersalju: cepat, memukau, namun singkat sekaligus abadi dalam ingatan.

Visual Fantastis yang Dibangun dengan Detail Teknis

Keindahan Sword of the Sea tak hanya berasal dari desain artistik, tetapi juga kecanggihan teknologi.

Tim kecil berisi 20 orang ini berhasil menampilkan dunia penuh efek visual menawan, terutama lewat penggunaan shader.

Shader inilah yang membuat gurun beriak seperti ombak, air terlihat transparan berwarna biru kehijauan, hingga pasir yang selalu bergerak dinamis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sword of the Sea: Keindahan Visual yang Disebut Katedral Api dalam Dunia Video Game

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!