Microsoft Tegaskan Tetap Dukung Forza Motorsport dan Horizon 5. (dok.Microsoft)
INDOZONE.ID - Microsoft menegaskan bahwa Turn 10 Studios dan Playground Games akan tetap memberikan dukungan berkelanjutan untuk Forza Motorsport dan Forza Horizon 5, meski terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran bulan lalu.
Baca juga: Karyawan Raven Software Resmi Menangkan Kontrak Serikat Pekerja dengan Microsoft
Pada Juli 2025, Microsoft memangkas lebih dari 9.000 karyawan di seluruh divisi, termasuk di sektor gaming.
Dampaknya, sejumlah proyek besar dibatalkan, seperti:
- Everwild dari Rare
- Reboot Perfect Dark dari The Initiative
- MMORPG baru milik ZeniMax
Selain itu, sekitar 200 pegawai King (pengembang Candy Crush) juga terkena PHK dan kabarnya digantikan oleh alat AI yang mereka bantu kembangkan.
Microsoft menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi untuk memposisikan perusahaan agar lebih kompetitif di pasar yang dinamis.
Namun, pernyataan dari mantan pegawai Turn 10 sempat memicu rumor bahwa Forza Motorsport akan dihentikan, sementara seri Horizon disebut akan terus berlanjut.
Melalui unggahan di media sosial, Microsoft menulis:
"Kepada komunitas Forza, kami tahu banyak dari kamu yang bertanya-tanya tentang masa depan franchise Forza, dan kami sangat menghargai dukungan luar biasa dari komunitas kami. Kami ingin meyakinkan bahwa Turn 10 dan Playground Games akan terus mendukung Forza Motorsport dan Forza Horizon 5, tulis Microsoft disertai tautan yang memuat detail pembaruan terbaru Forza Motorsport.
Menariknya, Microsoft tidak menjelaskan rencana jangka panjang untuk seri Horizon secara keseluruhan, melainkan hanya menegaskan dukungan untuk Forza Horizon 5.
Hal ini membuat beberapa kreator konten, termasuk pembalap dan YouTuber Steve Alvarez Brown (SuperGT), berkomentar bahwa pernyataan ini “tidak memberikan kejelasan” terkait masa depan Forza Motorsport setelah versi terbaru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net